Razia Akalpa Cafe, Sita Puluhan Botol Miras


 
MALANG - Keresahan masyarakat Jalan Pisang Candi terhadap kafe-kafe yang menyediakan minuman keras, direspons Polsekta Sukun. Minggu (14/1) dini hari, Kapolsekta Sukun, Kompol Anang Tri Hananta memimpin personelnya melaksanakan operasi di Akalpa Cafe, Jalan Terusan Dieng Malang. Kepada wartawan, Anang menyebut operasi ini didasari oleh laporan dan informasi masyarakat. 
“Kami menerima informasi bahwa kafe yang bersangkutan menyediakan miras tanpa izin. Saat kami operasi ke lokasi, ternyata memang benar,” katanya.
Operasi yang dimulai pukul 00.00 sampai 01.00 tersebut, Anang dan personelnya menyita miras berbagai merek. Mulai dari tiga dus Anggur Merah cap Orang Tua, enam botol Vodka Iceland, dua botol Gilbey’s, satu botol Cointreau, satu botol Jägermeister, satu botol Wine Plaga Cabernet Sauvignon, satu botol Kahlua dan satu botol miras jenis premium.
Selain itu, minuman beralkohol yang saat ini populer di kalangan muda Kota Malang, yakni soju juga ikut disita. Soju mulai digemari di Kota Malang karena minuman tradisional Korea itu memiliki kadar alkohol  cukup tinggi, antara 16,8 persen hingga 53 persen. Polsekta Sukun mengklaim menyita delapan botol soju merek Chum Churum. 
“Kita menyita miras yang tidak ada izinnya, tapi tetap disajikan kepada pengunjung. Saat kami operasi, pengelola tak bisa mengelak karena memang belum mengantongi izin,” sambungnya. 
Perwira dengan satu melati di pundaknya itu mengatakan pengelola Akalpa Cafe dipanggil ke Polsekta Sukun setelah operasi Cipta Kondisi ini. Pengelola cafe diketahui bernama Fazella Mardipa Bramanta, 28, warga Jalan Taman Borobudur Malang. 
“Karena menyajikan miras tanpa izin, kami akan proses hukum kepada pengelolanya. Sedangkan miras yang diamankan akan disita sebagai barang bukti untuk dilakukan proses tindak pidana ringan,” tegasnya. 
Menurut Anang, pengelola kafe dilarang mengedarkan miras yang tidak sesuai dengan peruntukan izinnya. Jika tidak, maka kepolisian bisa melakukan razia atau operasi mendadak.
”Harus sesuai izin peruntukannya,” tutup Anang. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :