Diburu Sebulan, Sugeng Berhasil Ditangkap

 
MALANG - Sugeng Santoso, 26, warga Dusun Umbulrejo, Desa Pamotan, Dampit, sejak akhir pekan kemarin meringkuk dalam tahanan Polsek Dampit. Ia ditangkap karena kasus pengeroyokan. Korbannya Beni Agung Pagiono, 28, warga Jalan Doho, Kelurahan/Kecamatan Dampit. 
Korban dikeroyok dan dipukuli dengan menggunakan potongan kayu dan senjata tajam, hingga mengakibatkan luka robek di pelipis mata kanan serta luka robek di punggung tangan kanan. Sementara tersangka Sugeng ditangkap petugas di rumahnya, setelah selama sebulan ini diburu. 
“Pelaku pengeroyokan tidak hanya satu orang. Saat ini kami masih mengembangkan kasusnya dengan memburu pelaku lainnya,” ujar Kanitreskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mashudi.  Aksi pengeroyokan terjadi pada pertengahan Desember 2017 lalu.
Tepatnya di Jalan Raya Desa Pamotan. Saat itu, korban yang naik motor sendirian sedang melintas di lokasi. Saat melintas, korban diberhentikan oleh tersangka Sugeng dan teman-temannya.  Dia dituduh telah memukuli salah satu dari pelaku. 
Meski sempat mengelak, namun tersangka Sugeng dan teman-temannya tetap ngotot hingga terjadi cek-cok mulut dan keributan.  Saat saling berargumen itulah, Beni langsung dikeroyok. Selain dipukul dengan tangan kosong, juga dipukul dengan potongan kayu. 
Salah satu pelaku juga sempat menyabetkan senjata tajam hingga mengenai punggung tangan kanannya. Pengeroyokan baru berhenti setelah warga sekitar datang melerai. Para pelaku usai mengeroyok langsung kabur. Sementara korban yang terluka lantas dilarikan ke rumah sakit. 
Kasus pengeroyokan itu, juga dilaporkan ke Polsek Dampit.  Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas memburu pelakunya. Hasilnya Sugeng berhasil ditangkap. Sugeng selama ini tidak kabur kemana-mana, karena menganggap kalau permasalahannya selesai. 
“Saya selama ini tidak kabur karena saya kira permasalahan sudah berakhir. Sebab saya bertemu dengan saudaranya yang mengatakan masalah sudah selesai. Saat itu saya ikut memukul dia dengan potongan kayu,” kata Sugeng. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...