Berubah Setelah Berbadan Dua


 
W: Sepuluh tahun sudah kita berumah tangga. Tapi belum juga mendapatkan putra.
P: Jangan kau sedih, jangan berduka. Mohon pada-Nya dalam berdoa. 
W: Sebagai seorang istri, ku merasa sedih. Ku takut dirimu, kecewa padaku. 
Penggalan lirik lagu tersebut berjudul 'Mandul'. Lagu dangdut tersebut dinyanyikan oleh Rhoma Irama dan Elvi Sukaesih. Dalam lirik lagu ini, setiap pasangan suami istri pasti mengharapkan momongan seorang anak, sebagai pelengkap kebahagiaan dalam sebuah keluarga. 
Namun berbeda sekali dengan nasib yang dialami oleh Ronald, warga asal Kepanjen.  Ketika buah hatinya lahir, justru menjadi malapetaka dalam rumah tangganya. Bahtera rumah tangganya dengan Amel, kini diujung perpisahan. 
Ronald terpaksa menjatuhkan talak ke Pengadilan Agama (PA) Kepanjen, hanya karena sikap Amel yang angkuh. Ronald merasa bahwa Amel sudah berubah dan tidak lagi menginginkan dirinya lagi. 
"Talak cerai sudah masuk di PA Kepanjen. Sekarang ini prosesnya masih dimediasi oleh Hakim," terang Hariadi, SH, pengacara Ronald.
Ronald dan Amel menikah karena atas pilihannya mereka sendiri. Setelah menikah hubungan mereka masih baik-baik saja. Sama sekali tidak ada perselisihan dan permasalahan dalam rumah tangganya. 
Namun Amel mulai berubah, ketika dia berbadan dua atau hamil. Sebagai seorang suami, ketika istrinya hamil pastinya ingin menyentuh perut yang buncit karena mengandung. 
Tetapi ketika Ronald mau menyentuh selalu dilarang oleh Amel tanpa ada alasan. Semula Ronald menganggapnya biasa saja.
Apalagi Ronald bekerja selalu keluar kota. Meskipun pulang tidak disambut baik, namun ia masih tegar dan mengira tidak ada apa-apa. 
Namun begitu anaknya lahir, ternyata sikap Amel sama sekali tidak berubah. Ronald tidak boleh melihat apalagi menyentuh anaknya. Amel selalu melarang tanpa ada alasan apapun.  Buntutnya, dia malah meminta cerai. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :