Kakek Nenek Jadi Korban Begal


 
SIDOARJO - Aksi begal kembali terjadi di wilayah hukum Porong. Kali ini korbannya pasangan suami istri, Adenan, 60, dan Buatin, 58, warga Desa Pesawahan RT02 RW01 Kecamatan Porong. Keduanya menjadi korban begal saat melintas di Arteri Porong, tepatnya Dusun Simo Desa/Kecamatan Porong saat akan berangkat ke Pasar Porong, Senin (15/1) dini hari.
Kedua korban yang naik motor Honda Vario, W 2457 VR. Mulanya dikuntit pelaku yang berjumlah dua orang dengan berboncengan motor. Saat berada di TKP, kunci motor korban dicabut oleh pelaku yang duduk dijok belakang sambil menendang. Tak ayal, Adenan langsung kehilangan keseimbangan dan jatuh ke atas aspal. 
“Saat saya jatuh, motor langsung dibawa kabur pelaku arah Gempol. Gantungan kunci motor ada dompet kecil berisi STNK,” kata Adenan yang sempat dilarikan ke RS Pusdik Gasum Porong. Dia mengaku tak menyadari bahkan tidak tahu dibuntuti pelaku. 
Kedua pelaku diketahui korban sudah berada di belakangnya lalu bereaksi. Kondisi jalan saat itu sepi dan korban memutuskan untuk melintas di arteri.
“Kalau berangkat ke pasar, biasanya saya lewat di Bringin Porong, tidak pernah lewat arteri,” tuturnya lirih.
Pelaku, tambah Adenan, mengambil motornya lalu kabur. Uang belanja sayur dan ikan senilai Rp 1,5 juta masih utuh.
"Kasus ini juga sudah saya laporkan ke Polsek Porong," tukasnya.
Kapolsek Porong, Kompol Adrial membenarkan peristiwa yang menimpa pasangan suami isteri Adenan dan Buatin. Korbannya masih dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Korban Adenan mengalami luka sobek, di bagian kepala, mata, tangan dan lutut di bagian kanan.
“Korban Buatin mengalami luka di bagian kepala,” sebut Andrial.
Dari keterangan korban, ciri-ciri kedua pelaku memakai kaos dan celana berwarna hitam tanpa menggunakan helm.
"Usia pelaku diperkirakan antara 22 tahun sampai 25 tahun," jelasnya. (bj/mar) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :