Apeng Siapkan Tiga Saksi Meringankan


 
MALANG – Sidang lanjutan kasus Timotius Tonny Hendrawan alias Apeng, masih menggelinding. Kendati sudah melayangkan laporan balik ke polisi berupa dugaan keterangan palsu dalam persidangan, dengan terlapor Chandra Hermanto, sidang Apeng masih berjalan sore kemarin.
Hakim Rightmen MS Situmorang, menjadi juri sekaligus pengadil yang memimpin jalannya sidang. Agenda sidang adalah pemeriksaan saksi dari Polda Jatim yang dipanggil oleh jaksa. Kendati demikian, saksi satu penyidik dan kanit dari Dirkrimsus tidak bisa hadir dalam persidangan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Malang, Hadi Riyanto SH mengatakan bahwa kejaksaan sudah memanggil dua saksi secara patut.
“Kami telah melayangkan panggilan secara patut agar dua saksi hadir di persidangan, namun tidak bisa hadir,” kata Hadi yang didampingi jaksa Trisnaulan Arisanti SH.
Dengan kegagalan mendatangkan penyidik Polda Jatim dalam sidang tersebut, jaksa tak lagi mendapat kesempatan untuk menghadirkan saksi sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Apeng sebagai terdakwa kasus dugaan penggelapan dengan pelapor korban Chandra Hermanto, kini mendapat angin karena bisa menghadirkan saksi yang meringankannya.
Lewat kuasa hukumnya Sumardhan SH dari kantor advokat Edan Law, Apeng bakal menghadirkan tiga saksi ahli.
“Pertama, kita memanggil saksi ahli dari dua kampus, yakni UMM dan UB. Satu saksi ahli akan bicara perdata, satu saksi ahli bakal berbicara tentang pidana. Sedangkan, satu saksi lagi adalah mantan polisi,” jelas Mardhan.
Dia menerangkan, saksi mantan polisi, dihadirkan untuk membeberkan prosedur formal dalam melaksanakan penyelidikan maupun penyidikan, serta pembuatan Berita Acara Pemeriksaan. Pasalnya, Mardhan menganggap BAP yang menjerat kliennya janggal dan sudah disampaikan dalam berbagai kesempatan, termasuk eksepsi di hadapan hakim Rightmen. (fin/mar)

Berita Lainnya :