Bobi Embat Ponsel Serumah


 
MALANG - Unit Reskrim Polsek Bantur, akhir pekan kemarin menangkap Bobi Rulindra, 20, warga Dusun Banjarejo, Desa Sumberbening, Bantur. Ia dibekuk karena kasus pencurian. Bobi mencuri ponsel milik Bambang Witono, 30, serta tiga orang temannya. 
“Tersangka kami tangkap di rumahnya, setelah ada petunjuk bahwa dia pelakunya. Barang buktinya, beberapa potong pakaian yang dibeli dari hasil menjual ponsel curian,” ungkap Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit Hernadi. 
Diperoleh keterangan, aksi pencurian terjadi pada 12 Januari lalu di dalam rumah Bambang Witono di Dusun Sumberagung, Desa Bandungrejo, Bantur. Kejadiannya pada tengah malam sekitar pukul 01.00. Saat itu korban serta tiga korban lainnya sedang terlelap tidur. 
Tersangka yang sudah merencanakan aksinya, masuk ke dalam rumah korban dengan mencongkel pintu belakang. Begitu berhasil masuk, dengan mengendap-endap ia langsung mengambil ponsel milik korban yang ada di atas meja ruang tengah. 
Setelah berhasil, tersangka lantas kabur lewat jalan semula. Pencurian baru diketahui oleh Aris Saputra, 19, yang terbangun dari tidur. Saat itu ia mau mengambil ponsel yang ditaruh di atas meja. Ternyata ponsel tersebut sudah tidak ada. 
Aris lantas membangunkan Bambang. Ternyata ketika terbangun, Bambang juga menyadari kalau ponsel miliknya juga hilang. Selanjutnya membangunkan Hariyanto dan Jumani. Dua temannya ini ternyata juga ikut kehilangan ponsel. 
Karena yakin bahwa rumah telah disatroni maling, akhirnya para korban melaporkan ke Polsek Bantur. Dari laporan itulah polisi menyelidikinya, dan mendapat petunjuk bahwa pelakunya adalah Bobi. 
“Tersangka ini tidak sekali ini berurusan dengan polisi. Ia pernah menjalani hukuman juga karena kasus pencurian,” jelasnya. 
Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka Bobi mengatakan kalau semua ponsel yang dicuri telah dijual kepada seseorang yang tak dikenal. Uang hasil penjualan barang curian itu digunakan untuk membeli pakaian dan foya-foya.
“Semuanya sudah saya jual pada orang. Uangnya hasil penjualan sudah habis untuk foya-foya, membeli baju dan sandal,” terang Bobi. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :