Tujuh Bulan Jadi Buron Satu dari Tiga Pelaku Pengeroyokan Ditangkap


MALANG - Danang Prakoso alias Dagel, 22 tahun, warga Jalan Kalibiru, Desa Slorok, Kromengan harus berurusan  dengan polisi. Akhir pekan lalu ia ditangkap Unit Reskrim Polsek Sumberpucung. Kasusnya dugaan pengeroyokan terhadap Galih Radika Putra, 20 tahun, warga Jalan Gadang IV Malang.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban menderita luka memar di wajah dan kepalanya. Sementara untuk pelaku lainnya, masih dalam perburuan. Masing-masing berinisial MR, SM serta ST.
"Tersangka Danang ini kami tangkap di rumahnya. Penangkapannya setelah selama tujuh bulan ini kami buru," ujar Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Aiptu Nurrohman.
Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan  terjadi pada 25 Juni 2017 lalu. Kejadiannya di dua lokasi, yakni Jalan Kauman, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung serta di jalan raya perbatasan antara Desa Slorok, Kecamatan Kromengan dan Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung.
Ceritanya, hubungan antara korban dengan para pelaku adalah teman. Sebelum pengeroyokan, korban dan para pelaku terlebih dahulu pesta minuman keras. Saat kondisi mabuk karena pengaruh alkohol, antara korban dengan tersangka Danang terjadi salah paham. Mereka bertengkar hingga Danang memukul korban, yang kemudian diikuti oleh tiga pelaku lain.
Setelah dipukuli di Jalan Kauman, Desa Ngebruk, korban oleh para pelaku diajak ke perbatasan di pinggir jalan raya Desa Slorok. Di tempat ini, korban kembali dipukuli hingga kondisinya tak terkapar tak berdaya.
Pengeroyokan baru berhenti, setelah ada warga yang melerai dan menolong. Oleh warga korban diantarkan pulang. Namun karena tidak terima akhirnya melaporkan ke Polsek Sumberpucung.
"Pengakuan tersangka dia memukuli karena tersinggung dengan omongan korban. Mereka saat itu sama-sama mabuk karena pengaruh minuman keras," tuturnya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :