magista scarpe da calcio Pembuang Bayi Ternyata Tak Diperkosa


Pembuang Bayi Ternyata Tak Diperkosa


MALANG – Polisi terus mendalami kasus pembuangan bayi di Jalan Joyo Tambaksari, Kamis (11/01) lalu. Hasil pengakuan tersangka UY yang juga salah satu mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri di Malang ini, mengaku bayi yang dibuangnya merupakan hasil hubungan dengan temannya EK.  Keduanya melakukan hubungan layaknya suami-istri dan tidak ditemukan adanya unsur pemerkosaan yang sebelumnya pernah diungkapkan UY.
UY mengaku jika telah berhubungan intim terakhir pada tahun 2017 lalu di Surabaya dan setelah itu hubungan mereka mulai merenggang. EK mulai menjauh setelah mengetahui UY hamil.
Lebih lanjut, untuk saat ini EK juga masih belum terbukti turut andil dalam kasus pembunuhan bayi tersebut.
"UY juga tidak berbicara banyak mengenai EK ini. Ia hanya mengaku bahwa EK adalah teman bermain di Surabaya,” kata Kasat Reskrim Polres Makota AKP Ambuka Yudha.
Ia juga mengungkapkan bahwa akhirnya pihak kepolisian berfokus pada pasal yang telah di tetapkan tersebut.
‘’Yakni pasal 341 KUHP berisi tentang seorang ibu yang karena takut akan diketahui bahwa ia melahirkan anak, lalu dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya pada saat anak itu dilahirkan. Untuk itu hukumannya pidana penjara paling lama tujuh tahun,” paparnya.
AKP Ambuka Yudha juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi hasil visum bahwa bayi yang dilahirkan ternyata masih sempat bernafas sebelum dibuang ke sungai.
"Hasil otopsi memang belum keluar. Namun informasi sementara adalah bayi masih sempat bernafas sesaat sebelum ia dibuang,” jelasnya.
Namun untuk detail kematiannya pihak kepolisian masih belum bisa memastikan apakah bayi itu meninggal karena air atau terbentur benda keras di bagian kepalanya.
"Kalau memang dibilang perkosaan, kami kurang yakin. Karena pelaku juga tidak bisa membuktikan perkosaan tersebut dan juga tidak ada laporan di kepolisian wilayah Surabaya," pungkasnya. (mg1/jon)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top