Jagal Rolak Diganjar 20 Tahun


 
MALANG – Tiga pembunuh sadis yang telah menghilangkan nyawa Zainuddin, 21, warga Mergosono di kawasan Rolak Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang akhirnya mendapatkan putusan hukuman. Ketua Majelis Hakim, Susilo Dyah Caturini SH MH mengungkapkan bahwa ketiganya telah diputuskan hukuman karena secara sah melakukan pembunuhan berencana.
“Yani Dedi Saputra, 21, dan  M Taufik, 19, yang merupakan warga Kalisari Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang divonis 20 tahun. Sedangkan Mas’ud, 26, warga Jalan Muharto VB  Kecamatan Kedungkandang, divonis 15 tahun,” papar Ketua Majelis Hakim Susilo Dyah Caturini SH MH kepada wartawan. 
Ia juga mengungkapkan bahwa putusan ini, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum  yang menuntut hukuman seumur hidup sebelumnya. Sementara saat itu Mas'ud diberikan hukuman lebih ringan lima tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut 20 tahun.
Hal ini diungkapkan menurut pertimbangan yang meringankan adalah mengingat masih mudanya usia terdakwa dan sebelumnya juga tidak memiliki catatan kriminal. 
“Namun tetap saja, pertimbangan yang memberatkan adalah merencanakan untuk menghilangkan nyawa seseorang,” imbuh Susilo Dyah Caturini.
Menanggapi putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum, Samsul Sahubawa SH akan memikirkannya secara matang-matang.
"Iya, masih akan saya pikirkan dengan seksama," tuturnya usai sidang. Karena menurutnya terdakwa sebelumnya terlibat dalam pembunuhan berencana. 
Ketiga terdakwa tersebut melakukan perbuatan menghilangkan nyawa seseorang, dengan cara yang keji yakni mengeroyok dan menyembelih korban. Bahkan, leher korban juga hampir putus saat ditemukan warga di kebun ketela, seberang Jembatan Rolak pada 30 Agustus 2017 yang lalu. (mg1/jon/mar)

Berita Lainnya :