Lima Tahun Buron, Pelaku Jambret Ditangkap


 
MALANG – Setelah lima tahun menjadi buronan polisi, Slamet Santoso, 18 tahun, warga Dusun Gadungan, Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, berhasil dibekuk Tim Buser Polres Malang, Rabu malam. Ia terlibat kasus jambret yang terjadi di Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, pada 10 Juni 2012 lalu.
Slamet menjambret dompet milik Sriani, warga Desa Banjarejo, Pakis berisi uang Rp 116 ribu. Ia melakukannya bersama dengan Akhmad Yasin, tetangganya. Yasin sudah menjalani hukuman, karena langsung tertangkap tangan oleh warga saat beraksi.
“Yasin sekarang sudah bebas. Saat itu saya berhasil kabur dari kejaran warga. Sedangkan Yasin, berhasil ditangkap warga. Selama ini, saya bekerja di kebun kopi di wilayah Kecamatan Dampit,” terang tersangka Slamet Santoso.
Dalam keterangannya, Slamet mengaku hanya sekali saja menjambret. Itupun karena diajak oleh Yasin. Ia mengatakan sama sekali tidak tahu kalau diajak menjambret. Baru ketika merampas dompet milik korban itulah, Slamet baru sadar kalau dirinya diajak oleh Yasin menjambret.
“Saya menduga kalau kasusnya sudah selesai karena Yasin sudah menjalani hukuman. Tidak tahunya, ketika pulang ke rumah saya ditangkap,” ujar Slamet, sembari menegaskan kalau dirinya baru sekali saja menjambret.
Modus operandinya saat itu, bersama dengan Yasin, ia berboncengan motor keliling mencari sasaran. Ketika melihat korban berdiri di pinggir jalan sembari memegang dompet, oleh keduanya didekati yang kemudian dompetnya dirampas.
Korban berteriak hingga didengar warga yang kemudian melakukan pengejaran. Yasin saat itu berhasil ditangkap dan digebuki oleh warga. Sedangkan tersangka Slamet Santoso, berhasil lolos.
“Untuk kasus jambret atau penjahat jalanan ini, saya perintahkan anggota untuk memberantas mereka semua. Ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” jelas Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung. (agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :