Diduga Tak Dapat Restu Menikah, Gantung Diri

 
MALANG – Masyarakat, Desa Jedong, Jumat sore lalu digemparkan dengan tewasnya AN, 28, warga sekitar. Duda satu anak ini, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Dugaan sementara, korban nekat bunuh diri lantaran tidak mendapat restu orangtua untuk menikah lagi.
“Hasil olah TKP dan pemeriksaan petugas medis Puskesmas Wagir, tidak ada tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena bunuh diri,” jelas Kapolsek Wagir, AKP Agus Adang P.
Apalagi, lanjut Adang, pihak keluarga juga telah menerima kematian korban. Mereka menganggap bahwa kejadian itu adalah musibah, dengan membuat surat pernyataan tertulis menolak untuk otopsi.
Diperoleh keterangan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sempat Salat Jumat. Sepulang Salat Jumat, korban lantas nonton TV. Tak lama kemudian, ibunya berpamitan kepada korban untuk pergi ke sawah memetik cabai. Sedangkan ayahnya tidur di kamar depan.
Ketika rumah dalam kondisi sepi itulah, AN nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan tali plastik hijau. Aksi nekatnya ini, kemungkinan karena korban depresi. Sebab keinginan untuk menikah lagi tidak disetujui, lantaran calon wanitanya masih ada ikatan tali persaudaraan.
Kematian korban baru diketahui oleh ayahnya yang terbangun dari tidur. Saat masuk ke ruang dapur, ayahnya kaget lantaran mendapati tubuh anaknya sudah tewas tergantung. Ia langsung berteriak minta tolong hingga didengar warga sekitar. Karena kematiannya dianggap tidak wajar, warga melaporkannya ke Polsek Wagir.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...