Dua Pengedar Pil Koplo Diamankan

 
MALANG – Peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang terus diberangus. Akhir pekan lalu Unit Reskrim Polsek Singosari, menangkap dua orang pengedar pil koplo jenis dobel L. Mereka ditangkap secara terpisah dengan barang bukti yang berbeda.
Tersangkanya adalah Padi alias Sugeng, 27, warga Dusun Sengon, Desa Buluagung, Kecamatan Purwosari, Pasuruan. Dan Indra Lesmana alias Kepik, 25, warga Jalan Stasiun, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari.
“Mereka berdua kami tangkap secara terpisah dalam waktu semalam. Pertama yang kami amankan adalah Padi alias Sugeng, kemudian mengembang pada tersangka Indra Lesmana alias Kepik,” ujar Panitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriono.
Menurutnya, Padi alias Sugeng ditangkap di sebuah cafe Jalan Rigonoto, Kelurahan Pagentan, Singosari. Penangkapan Padi setelah petugas mendapat informasi ada transaksi peredaran pil koplo jenis dobel di tempat tersebut. Setelah diselidiki, petugas pun berhasil menangkap Padi.
“Barang bukti yang diamankan dari tangannya, kami mengamankan empat tik sebanyak 28 butir yang disembunyikan di dalam saku celananya,” tutur mantan KBO Reskrim Polres Malang.
Dari penangkapan Padi alias Sugeng ini, petugas lantas mengembangkan kasusnya. Dalam pemeriksaan, Padi mengaku mendapatkan pil koplo itu dari Indra Lesmana alias Kepik. Selanjutnya petugas memburu Kepik, dan berhasil menangkapnya di Jalan Stasiun, Kelurahan Pagentan, Singosari.
Barang bukti yang diamankan dari tangan Kepik ini, polisi mengamankan satu tiik berisi tujuh butir, satu bok pil koplo berisi 100 butir serta uang tunai Rp 80 ribu. Saat ini, polisi masih mengembangkan kasusnya untuk memburu pelaku lainnya.
“Mereka berdua kami jerat dengan pasal 196 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun,” paparnya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...