magista scarpe da calcio Musnahkan BB 95 Kasus


Musnahkan BB 95 Kasus

 
MALANG – Kejaksaan Negeri Kota Malang memusnahkan barang bukti dari 318 perkara yang berkaitan dengan narkoba. Pagi kemarin, Kejari Malang mengundang Polres Makota dan Pemkot Malang serta BNN untuk memusnahkan sabu-sabu, ganja, serta pil koplo di halaman utama Kejari, Arjosari. Kajari Malang, Purwanto Joko Irianto mengatakan ada lebih dari 100 ribu pil koplo, belasan kilogram ganja dan ratusan gram sabu-sabu yang dimusnahkan. 
“Ini barang bukti dari 318 perkara yang diputus dan inkrah, mulai Juli 2016 sampai Juni 2017,” kata Joko kepada wartawan.
Rinciannya, ada 95 kasus yang berkaitan dengan ganja, dengan barang bukti 14,16 kilogram ganja. Lalu, 169 perkara melibatkan barang bukti 684,27 gram kristal sabu. Serta, yang paling luar biasa, Kejari menyita barang bukti 184 ribu butir dobel L dan pil lainnya, dari 63 perkara yang sudah diputus.
“Selain itu, nanti kita juga memusnahkan dua senjata api barang bukti kejahatan narkoba, lengkap dengan 15 butir pelurunya. Semua barang bukti yang dimusnahkan, melanggar UU nomor 36 tahun 2001 tentang kesehatan, dan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tandas Joko.
Menurut Kajari, jumlah kasus yang diputus di pengadilan, mengindikasikan adanya peningkatan kuantitas jaringan narkoba. Hal ini tak ditampik oleh Polres Makota. 
Kapolres Makota, AKBP Hoiruddin Hasibuan menyebut, tahanan polisi sudah mencapi 203 tersangka yang terlibat dalam 179 perkara narkoba.
“Ini sangat mengkhawatirkan. Karena, 70-80 persen tahanan kita, adalah tahanan narkoba. 179 kasus yang kita ungkap, melibatkan 203 tersangka. Ini sangat merusak generasi muda. Karena, mereka mengincar tak hanya anak muda atau orang dewasa, tapi juga anak-anak dan remaja,” sambung Hoiruddin.
Wali Kota Malang, Mochammad Anton siap mendukung langkah Polres maupun Kejari untuk memberantas narkoba di Kota Malang. Dia juga sangat mendukung operasi gabungan yang digelar Bakesbangpol, bersama Polres-Kejari. Dia berharap operasi gabungan tetap digalakkan, terutama menyasar tempat-tempat berpotensi narkoba.
“Kami sangat mendukung program pemberantasan narkoba. Kami harap terus ada operasi gabungan menyasar tempat yang dicurigai berpotensi narkoba,” tambah Anton.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top