Libas Pengedar Narkoba Lawang


MALANG - Satuan Reskoba Polres Malang membekuk tiga pengedar narkoba dalam kurun waktu 15 Januari sampai 21 Januari 2018.  para tersangka dirilis di halaman SPKT Polres Malang. Mereka tertangkap karena mengedarkan atau menjadi perantara jual beli sabu-sabu.
“Kita berhasil ungkap kasus narkoba jenis sabu-sabuyang diedarkan di lokasi Lawang,” kata Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni, didampingi Kasatreskoba Polres Malang, AKP M Safril kepada wartawan .
Tiga pengedar ini, terciduk saat akan menemui konsumennya di Lawang. Tiga tersangka pengedar adalah Suparno, warga Dusun Wonoagung Timur RT05RW 01 Desa Wonoagung Tirtoyudo, Muhammad Ali, 47, warga Jalan Kedawung IX RT03 RW06 Tulusrejo, Lowokwaru dan Achmad Safik, alias Jeky, 36, warga Dorowati Selatan RT 03 RW 12 Desa Mulyoarjo Lawang.
Suparno tertangkap Rabu 17 Januari 2018 di sebuah warung desa Ketindan Lawang saat akan mengedarkan sabhu seberat 1,28 gram yang diisolasi hitam. Pria berpendidikan SD itu terciduk sore hari setelah reserse narkoba mencium akan ada transaksi di daerah Lawang. Setali tiga uang, Muhammad Ali juga tertangkap di Lawang.
Dia digaruk polisi 17 Januari 2018, pukul 17.30 WIB di warung depan Indomaret Jalan Sumberwaras Kalirejo Lawang. Pria pendidikan SMA itu mengantongi sepoket sabu dalam plastik transparan, seberat 0,46 gram. Sementara, Achmad Safik alias Jeky didatangi polisi di rumahnya sendiri.
Pria dengan pendidikan SMP itu, tak bisa mengelak saat polisi menemukan satu poket sabu di dalam plastik klip transparan seberat 0,28 gram. Saat ini, polisi terus mendalami penyidikan terhadap ketiga tersangka, untuk mengejar siapa bandar yang menyuplai sabu kepada para penyebar barang haram itu.
“Mereka mengaku baru pertama kali tertangkap, bukan residivis. Ketiganya dikenakan pasal pengedar, yakni 114 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun,” tutup Farid. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :