Kasianus Widarsono Curi Laptop Tetangga Kos


MALANG - Kasianus Widarsono, 24, mahasiswa perguruan tinggi swasta Malang, asal Kalimantan Barat terciduk setelah mencuri laptop. Korbannya adalah Oktavianus Memo Rendi, 22, yang juga asal Kalbar.
Polsek Dau menangkap Kasianus setelah Rendi melapor laptopnya hilang di kos Jalan Tirto Rahayu 80 RT05 RW05 Landungsari Dau, Senin lalu. Dari keterangan yang dihimpun, kejadian hilangnya laptop merek Asus 14 inci diketahui oleh Rendi hari Senin pukul 03.30.
Rendi yang baru saja pulang dari nongkrong bersama teman-temannya, pulang ke kamar kos di Jalan Tirto Rahayu. Rendi yang beralamat KTP Dusun Sungai Ilei Kecamatan Beduwei Kabupaten Sanggau Kalbar, curiga melihat gagang pintu kamar kosnya rusak.
Saat masuk ke kamar, laptop yang biasanya terletak di meja kosnya ternyata raib tanpa jejak. Rendi pun panik dan mulai mencari ke sana ke mari untuk menemukan barang berharganya itu. Apalagi laptop ini berisi tugas-tugas kuliah yang sangat penting bagi kelancaran studinya.
Setelah beberapa jam tidak menemukan laptopnya, Rendi akhirnya melapor ke Polsek Dau, pukul 11.00. Petugas Polsek Dau yang menerima laporan, Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Agus Yulianto langsung melakukan penyelidikan.
Setelah mengecek TKP, para polisi melakukan penggeledahan terhadap semua kamar kos di sekitar TKP. Lalu, petugas masuk ke kos Kasianus Jalan Tirto Rahayu RT 05 RW 05 Landungsari Dau yang tak jauh dari TKP.
Polisi menggeledah semua lokasi yang mungkin dipakai untuk menyembunyikan benda elektronik itu. Kasianus alias Amir sendiri memancing kecurigaan petugas karena tampak gelisah saat terjadi penggeledahan di kamar kosnya.
Benar saja, polisi yang mengecek kolong tempat tidur Kasianus, sukses menemukan barang bukti berupa laptop Asus 14 inchi. Tanpa komando, petugas yang menemukan laptop itu langsung membekuk Kasianus.
Dia dibawa ke Polsek Dau untuk dimintai keterangan.  Kepada penyidik, warga dusun Majel RT 01 RW 01 Bonti Kabupaten Sanggau Kalbar itu mengakui perbuatannya. Amir mengambil laptop milik Rendi sekitar pukul 02.30, hari Senin 22 Januari dini hari lalu.
Dia bisa memasuki kamar targetnya dengan cara merusak gagang pintu. Apalagi, pelaku sudah tahu korban sedang tidak berada di dalam kamarnya. "Akibat perbuatannya, pelaku kini terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan. Proses sidik sudah tuntas," kata AKP Farid Fathoni, Kasubbag Humas Polres Malang, dikonfirmasi. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :