Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

 
MALANG – Ribuan botol minuman keras dan rokok palsu, Rabu (24/1) siang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Kepanjen. Semua barang tersebut, merupakan barang bukti dari perkara tindak pidana cukai tahun 2016 – 2017, yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah. 
Pemusanahan barang bukti tersebut, dilangsungkan di TPA Talangagung, Kepanjen. Oleh Kajari Kepanjen, Nasril, SH, MH bersama Ketua PN Kepanjen Saut Maruli Tua Pasaribu SH, Kepala Bea Cukai Malang, Rudy Heri Kurniawan serta Kasi Pidsus Kejari Kepanjen, Suseno.
“Semua barang bukti cukai yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap kami musnahkan. Untuk minuman keras ada 2073 botol sedangkan rokok palsu ada 61.054 bungkus. Kerugian negara dari barang bukti miras dan rokok tersebut, senilai Rp 982.802.130,” ungkap Kajari Kepanjen, Nasril, SH, MH.
Kepala Bea Cukai Malang Rudy Heri Kurniawan mengatakan pencapaian perkara cukai tersebut, karena bentuk sinergitas yang bagus antara penyidik dari Bea Cukai Malang, Jaksa Penuntut Umum serta Pengadilan Negeri Kepanjen, lalu hakim. Seluruh bukti yang dimusnahkan tersebut, adalah barang bukti dari perkara yang sebelumnya ditangani oleh Bea Cukai Malang.
“Sinergitas seperti ini harus terus ditingkatkan. Dan ke depan akan terus kami lakukan penegakkan hukum terkait cukai ini, dengan melibatkan semuanya,” ujar Rudy Heri Kurniawan.
Ketua Pengadilan Negeri Kepanjen, Saut Maruli Tua Pasaribu, mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti perkara cukai tersebut, adalah wujud kepatuhan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melaksanakan keputusan Hakim yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap.
“Sedangkan untuk Bea Cukai, terus jalin kerjasama dan kedepan harus lebih ditingkatkan,” tuturnya.
Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Kepanjen, Suseno, mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan Rabu (24/1) siang tersebut, berasal dari tujuh perkara tinda pidana cukai yang diungkap Bea Cukai Malang. Semua botol miras dan rokok yang dimusnahkan tersebut, sebelumnya disita oleh petugas Bea Cukai dari rumah para pelakunya.
“Botol miras tersebut diamankan sebagai barang bukti, karena Barang Kena Cukai Minuman Mengantung Alkohol,” kata Suseno.
Kalau dibandingkan dengan perkara tahun sebelumnya, ada peningkatkan.
“Saya berkomitmen mendukung penyidik Bea Cukai untuk proses penuntutan yang adil(agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :