Ngefly di Losmen Pengedar Sabu Dampit

DAMPIT – Fakta baru terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap M Kamsun, 48, warga Jalan Lesti, Dusun Mulyoasri Desa Gedokwetan Kecamatan Turen dan S Nurkholifah warga Arjowinangun Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Kalau sebelumnya, M Kamsun yang digerebek bersama kekasihnya di Losmen Mutiara Jalan Raya Gunang Jati Kelurahan Dampit, Sabtu (15/7) lalu, hanya mengaku sebagai pemakai, kini terungkap bahwa ia juga seorang pengedar sabu-sabu di wilayah Dampit.

Kanitreskrim Polsek Dampit Iptu Soleh Mashudi menjelelaskan, barang bukti yang berhasil diamankan yaitu, sabu seberat 3 gram dibungkus plastik transparan, seperangkat alat hisap, sebuah pipet kaca bekas untuk mengonsumsi sabu, serta uang Rp 12 juta.
‘’Dan perkembangan pemeriksaan kepada kedua tersangka, M Kamsun mengakui telah menjual dan menggunakan narkotika jenis sabu. Ia mendapat sabu sebanyak satu poket dengan berat 3 gram. Kemudian sabu itu dikurangi untuk dipakai sendiri dan dibagi menjadi dua poket. Setiap poket yang dijual tidak lebih dari 0,5 gram. Sedang sisanya sudah direncanakan untuk pesta bersama pasangannya di Losmen Mutiara itu,” terang Soleh kepada Malang Post.
Dijelaskan Soleh, dalam pemeriksaan Kamsun mengakui akan menjual dua poket sabu tersebut dengan harga Rp 650 ribu per poketnya. Ia mendapatkan barang haram tersebut dari daerah Turen. Sabu itu kemudian akan diedarkan di daerah Dampit, utamanya kepada teman-temannya sendiri.

‘’Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah terbukti mengedarkan dan memakai barang bukti sabu. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,’’ jelasnya.
Sementara S Nurkholifah, yang tertangkap basah sedang fly bersama Kamsun di Losmen Mutiara  akan dijerat pasal 112 tentang penyalahgunaan narkotika golongan I dengan hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun. “Kami masih mengembangkan kasusnya, karena masih ada pelaku lain yang belum tertangkap. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan,” papar mantan Kasubag Humas Polres Malang ini.(mg20/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :