magista scarpe da calcio Pelaku Sempat Lihat Bersama Warga


Pelaku Sempat Lihat Bersama Warga

 
MALANG – Tak membutuhkan waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Poncokusumo, mengungkap pelaku pembuangan bayi yang ditemukan di teras Musala Al Amin, Desa Sumberejo, Poncokusumo, pada Senin (22/1) pagi lalu. Keesokan harinya (Selasa, red), polisi berhasil menangkap pelaku sekaligus ibu bayi laki-laki tersebut.
Pelakunya adalah Khutibah, 26 tahun, warga sekitar. Rumahnya hanya berjarak sekitar 50 meter dari Musala atau TKP penemuan bayi. Khutibah adalah janda satu anak yang bercerai dengan suaminya sejak 2015 lalu.
“Dia (Khutibah, red) kami amankan di Desa Krebet, Kecamatan Bululawang ketika hendak kabur. Saat kami interogasi, dia mengakui perbuatannya,” ungkap Kanitreskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto.
Diperoleh informasi, Khutibah hamil di luar pernikahan. Ia mengandung hasil dari hubungan gelap dengan seseorang. Selama hamil, Khutibah selalu menutup diri. Jarang sekali keluar rumah, bahkan agar perutnya tidak terlihat buncit diberi korset. Jangankan tetangga, orangtua serta keluarganya pun tidak tahu.
Sabtu (20/1) sekitar pukul 12.00 saat rumahnya sedang sepi, ia merasa perutnya sakit. Kemudian berlari ke dalam kamar mandi. Saat itulah, bayi yang dikandungnya keluar lalu jatuh ke lantai dan langsung tak sadar.
“Pengakuannya bayinya sudah meninggal saat itu,” ujar Andik.
Lantaran takut dan kalut, Khutibah lantas membungkus bayinya dengan handuk warna putih. Selanjutnya dibawa masuk ke kamar dan ditaruh di bawah kolong tempat tidurnya.
Keesokan harinya, mayat bayi mulai dikerubungi lalat. Karena takut ketahuan keluarga, akhirnya Khutibah cemas. Minggu (21/1) malam sekitar pukul 21.00, ia membuat surat yang isinya meminta tolong bayinya dikubur. Kemudian membawanya ke Musala dan ditaruh di teras dengan tertutup handuk putih.
Senin paginya, ketika penemuan bayi itu menjadi gempar  dan banyak warga melihat, Khutibah juga ikut melihat. Namun wajahnya terlihat cemas dan tidak tenang. Tak lama kemudian ia kembali pulang.
Terungkapnya kasus ini, berawal dari kerjasama antara Polsek Poncokusumo dengan perangkat Desa Sumberejo. Polisi menyelidiki siapa warga sekitar yang sebelumnya terlihat hamil dan bersikap aneh.
Kecurigaan ini, akhirnya tertuju pada Khutibah. Ia dicurigai karena selama ini tidak pernah keluar. Namun setelah penemuan bayi, sering keluar dengan anak perempuannya. Khutibah juga terlihat cemas dan gelisah.
“Dari sinilah akhirnya kami menyelidiki dan membuntutinya. Selasa lalu, ia pergi Desa Krebet, Bululawang menitipkan anaknya kepada neneknya. Kemudian ketika mau kabur, langsung kami amankan dan mengakui,” jelasnya.
Selanjutnya, karena pelakunya perempuan Khutibah lantas diserahkan ke UPPA Polres Malang.
“Untuk pelakunya masih kami mintakan visum. Dia juga harus dikiret dan saat ini menjalani perawatan dengan dijaga oleh anggota. Setelah nanti sembuh, maka akan langsung kami proses hukum,” tegas Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, M.Hum.
Dari pantauan Malang Post, Khutibah terlihat terbaring di atas tempat tidur di ruang Brawijaya RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Ada dua petugas polisi bersenjata yang menjaganya. Tidak nampak keluarga yang mendampinginya.
“Saya melakukannya karena malu,” kata Khutibah, dengan nada lirih.(agp/jon/mar)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top