Kenalkan e-Commerce, Gandeng Malang Post dan Tapp Market

 
BATU - Sebanyak 223 siswa SMK Al-Maarif Kota Batu mengikuti rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama 4 hari, Selasa-Jumat (18-21/7). Materi yang diberikan oleh pihak sekolah disesuaikan dengan petunjuk pelaksaan untuk SMK dari Dinas Pendidikan. Pada kegiatan MPLS tersebut, SMK Al-Maarif bekerjasama dengan Harian Pagi Malang Post dan Tapp Market memberikan materi e-commerce yang bermanfaat untuk lulusan SMK. Seluruh siswa sangat antusias mengikuti penyampaian materi karena E-Commerce sangat identik dengan teknologi yang notabene disukai oleh anak muda saat ini.
Melalui E-Commerce ini, siswa diberikan pengetahuan lebih untuk menguasai bisnis melalui teknologi. Mulai dari pemahaman tentang gambaran kerja, peluang bisnis hingga praktik penerapan memanfaatkan teknologi untuk menjalankan bisnis.
"Pemanfaatan teknologi saat ini sangat diperlukan supaya bisa menjadi bekal untuk siswa setelah lulus dan terjun dalam persaingan kerja," ujar Yunan, perwakilan Tapp Market saat menyampaikan materi.
Penyampaian materi tersebut juga sekaligus dilakukan dengan praktik langsung menggunakan teknologi yang familiar digunakan saat ini. Hanya dengan menggunakan perangkat handphone berbasis android, siswa SMK Al-Maarif tentu bersemangat saat mempraktikkannya. 
Apalagi pihak sekolah SMK Al-Maarif, Tapp Market dan Malang Post juga memberikan penyemangat dengan memberikan hadiah dan doorprize bagi siswa yang mempraktikkan materi dengan benar. Hal tersebut bertujuan agar menambah minat siswa dalam mengikuti kegiatan sekolah.
"Bagi siswa sudah disiapkan hadiah menarik untuk menambah semangat mereka menjalani kegiatan di sekolah," ujar Febri, Kepala Biro Malang Post area Batu.
Tak hanya materi tentang teknologi, SMK Al-Maarif Kota Batu juga tetap memberikan materi tentang visi misi sekolah, materi kejuruan, hingga pembentukan karakter seperti materi tentang kedisiplinan dan etika yang harus dimiliki oleh setiap pelajar.
"Karena sekolah ini juga berlandaskan islam, jadi setiap siswa dibentuk sesuai dengan kedisiplinan, norma dan etika yang wajib dimiliki oleh orang Islam," ungkap Hendra Setiawan S.Pd., Waka Kesiswaan SMK Al-Maarif Kota Batu kepada Malang Post.
Rangkaian kegiatan MPLS ditutup dengan acara Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah (LDKS) yang digelar di luar kelas, yaitu dilaksanakan di Coban Rondo untuk tahun ajaran kali ini. Melalui kegiatan MPLS dan LDKS ini, pihak sekolah berharap lulusan SMK Al-Maarif nantinya dapat menjadi lulusan yang terbaik dan sesuai dengan keinginan masing masing siswa.
"Harapan kami, dengan akademik, kedisiplinan dan etika yang ditanamkan kepada siswa, lulusan SMK Al-Maarif bisa melanjutkan karir atau pendidikannya sesuai keinginannya. Kalau ingin melanjutkan karir, dapat tersalurkan ke dunia industri sesuai harapannya. Yang terpenting output atau lulusan yang terbaik," kata Hendra. (yan/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :