Beli Motor Curian, Ibu Rumah Tangga Dikurung 8 Bulan

 
MALANG – Niat baik dari Ayu Widyaningtyas, 32 tahun, warga Sawojajar untuk membantu M Sirajudin Munir alias Kampret (22) tidak berbuah manis. Ayu nekat membeli motor curian Yamaha Vixion hitam 2013 tanpa STNK dan BPKB yang ditawarkan Kampret warga Sukolilo RT 04 RW 02 Wajak.
Akibatnya, Ayu terjerat pidana penadahan pasal 480 KUHP. Dia didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum Wanto Hariyono dengan sanksi penjara 1 tahun. Hakim PN Malang, Isrin Surya Kurniasih menjatuhkan pidana 8 bulan kepada Ayu yang kesehariannya adalah ibu rumah tangga tersebut.
Petaka Ayu dimulai saat Kampret datang dengan muka memelas ke rumahnya Februari 2017 lalu. Dia mengaku ingin menjual motor tersebut karena istrinya akan melahirkan.“Saudara Kampret mengaku butuh uang karena istrinya akan melahirkan saat menjual sepeda motor kepada terdakwa,” kata Isrin dalam persidangan di PN Malang.
Saat datang dengan motor bernopol N 3836 AO yang juga palsu, Kampret berkata bahwa motor ini merupakan motor jabelan dari leasing kredit. Namun, Ayu curiga karena tidak ada STNK dan BPKB dari motor ini. Selain itu, kunci kontak motor yang rusak menambah kecurigaan wanita yang punya alamat di Jalan Simpang Patimura, Kota Malang itu.
Hanya saja, bujuk rayu dan kata-kata memelas dari Kampret yang butuh uang untuk istrinya yang hamil, membuat Ayu luluh. Apalagi, dia tergoda dengan harga motor yang murah. Pasalnya, motor tersebut dijual sekitar Rp 20 juta di pasaran normal. Dengan hanya Rp 3 juta, dia bisa memiliki Yamaha Vixion.
“Terdakwa masih mau membeli motor ini. Terdakwa juga paham kalau dengan harga tersebut, sepeda motor merupakan hasil kejahatan. Dia baru pertama kali membeli motor diduga hasil kejahatan,” tambahnya. 
Setelah membeli motor curian ini, Ayu dengan santai mendatangi bengkel di Jalan Dr Cipto untuk memperbaiki rumah kunci yang rusak. Namun, belum sempat menikmati nyamannya berkendara motor Yamaha Vixion, Ayu ditangkap polisi dan akhirnya disidang PN Malang. Dia ditahan mulai 4 Februari 2017 dan kini sedang menghabiskan masa tahanannya hingga September 2017 mendatang.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :