magista scarpe da calcio Komplotan Maling Spesialis Kos Diciduk


Komplotan Maling Spesialis Kos Diciduk

 
MALANG – Keamanan kawasan kos-kosan di area Sukun mengalami peningkatan. Polsek Sukun menangkap pencuri laptop sekaligus penadahnya yang sempat mengganggu iklim keamanan kawasan Jalan Terusan Sigura-gura, Karangbesuki Sukun. Dua pelaku Ferry Alfian Adiputra 41 tahun warga Bulurejo RT 03 RW 07 Satporenggo Pakis dan Mushonef Triyadi, 34 tahun warga dusun Buwek RT 01 RW 04 Sitirejo, Wagir.
Ferry adalah pelaku pencurian alat elektronik di rumah kos Jalan Terusan Sigura-gura Pondok Harapan Indah blok D 143 yang dihuni Erick Setiawan, 21 tahun asal Sidoarjo. 
Sementara, Mushonef merupakan penadah yang menjual barang elektronik hasil curian. Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta mengatakan aksi pencurian Ferry, tidak menggunakan pemberatan.
“Dari pengakuan tersangka, pada Jumat 12 Januari pukul 12.30 WIB, rumah kos korban kosong. Pelaku, menemukan kunci kamar kos korban yang diletakkan di sepatu di depan kamar kos,” kata Anang kepada wartawan, dikonfirmasi kemarin. 
Setelah sukses membuka pintu tanpa harus merusak kunci pintu, Ferry langsung menggondol beberapa barang. Antara lain, satu buah smartphone Oppo F5 gold, LG tipe K10 hitam dan satu laptop Compact.Setelah sukses mengambil barang berharga ini, Ferry yang merupakan kelahiran Banyuwangi, melarikan diri dengan motor Suzuki Shogun N 4213 BI, ikut disita Polsek Sukun sebagai alat sarana pencurian.
Setelah mencuri, Ferry menemui Mushonef serta menjual barang hasil curian tersebut. Tak ingin lama-lama menyimpan barang panas, Mushonef langsung menjual lagi barang elektronik ini kepada orang lain. Namun, belum sempat merasakan nikmatnya hasil uang haram, mereka diciduk oleh Polsek Sukun setelah korban melapor.
“Atas penyelidikan petugas di lapangan, kita berhasil menemukan petunjuk yang mengarahkan penyelidikan kepada para pelaku. Kita juga berhasil menyita barang bukti dan diamankan di Polsek Sukun. Keduanya kini menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” sambung perwira dengan satu melati emas di pundaknya itu.
Anang menambahkan, Ferry dikenai pasal 362 KUHP tentang pencurian tanpa pemberatan. Sedangkan, Mushonef dijerat pasal 480 KUHP tentang pertolongan jahat atau penadahan.(fin/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :