Gelapkan Motor, Sopir Truk Ditahan

 
MALANG - Feri Peristiwan Dhika, sejak kemarin harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Turen. Warga Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan ini, dijebloskan ke dalam tahanan karena kasus penipuan. Ia menggelapkan sepeda motor Honda Vario N 3208 EEE, milik David Rudianto, 30, warga Desa Sawahan, Kecamatan Turen.
Pemuda berusia 27 tahun tersebut, ditangkap di wilayah Bokor, Turen. Saat itu, ia sedang bersembunyi di rumah temannya. Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan sepeda motor Honda Vario milik korban yang digelapkannya.
“Ketika kami tangkap, tersangka sama sekali tidak melakukan perlawanan. Ia mengakui aksi penggelapan motor tersebut,” terang Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Purnomo.
Diperoleh keterangan, hubungan antara korban dengan tersangka ini adalah teman. Keduanya sama-sama bekerja sebagai sopir truk pasir. Aksi penggelapan terjadi pada 24 Mei lalu, ketika mereka bertemu di sekitar Desa Talok, Turen. Saat itu, tersangka mengatakan pada korban untuk meminjam motor. Alasannya untuk mengurus kendaraan truk miliknya yang dijabel oleh leasing.
“Tersangka mengatakan pinjam selama dua hari, paling lama seminggu,” jelas Purnomo.
Setelah dua hari berlalu, korban menanyakan motornya. Oleh tersangka dijawab kalau masih dipinjam. Selanjutnya dua hari kemudian, tersangka mengatakan kalau motornya telah digadaikan kepada orang lain sebesar Rp 5 juta.
Mendapat pengakuan itu, korban lantas mencari keberadaan tersangka. Saat ditemui di rumahnya, tersangka menjanjikan akan segera mengembalikan motornya paling lambat pada tanggal 20 Juni, dengan membuat surat pernyataan tertulis. Namun pada tanggal 19 Juni, ketika dihubungi nomor ponsel tersangka sudah tidak aktif.
Korban mencari ke rumahnya tidak ketemu. Lantaran tidak ada itikad baik dari tersangka, akhirnya pada 5 Juli korban melaporkannya ke petugas Polsek Turen. Berdasarkan laporan itulah, polisi kemudian mencari keberadaan tersangka dan berhasil menangkapnya, Kamis pagi kemarin.
“Uang hasil gadai itu, saya gunakan untuk mengurus kendaraan saya yang dijabel. Karena tanpa kendaraan truk itu, saya tidak bisa bekerja,” tutur tersangka Feri.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :