Dua Jambret Beraksi di Turen

 
MALANG – Aksi dua pelaku jambret terekam CCTV saat memperdayai seorang ibu, di Desa Talok, Kecamatan Turen. Korbannya, Sunaidah, 75 tahun, warga setempat. Ia merupakan istri pensiunan polisi. Kejadiannya sekitar pukul 05.45 WIB. Saat itu korban sedang belanja di depan rumahnya.
“Saya sempat melihat wajah pelaku, karena helmnya terbuka saat merampas kalung,” tutur korban Sunaidah.
Korban menuturkan pasca kejadian itu, tulang sendi lengan bahu kiri lepas. Namun setelah berobat kondisinya saat ini sudah membaik. Hanya kondisi korban saat ini masih trauma akibat kejadian itu. Kalung emas yang dirampas pelaku, seberat 10 gram dengan nilai kerugian sekitar Rp 5 juta.
Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Purnomo, mengatakan sudah menindaklanjuti kasus penjambretan tersebut. Pihaknya juga sudah mendatangi korban, untuk mengetahui kronologis peristiwanya. Saat ini, kasus penjambretan itu sedang proses penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi.
“Kami juga heran kenapa kok tidak ada orang yang menolong. Tukang sayur tersebut nanti akan kami panggil untuk dimintai keterangan,” ungkap Purnomo.
Dari hasil penyelidikan sementara, selain beraksi di Talok, Kecamatan Turen, pelaku juga beraksi di wilayah Desa Rembun, Kecamatan Dampit. Selang waktunya hanya sekitar 30 menit. Modus dan ciri-ciri pelaku sama dengan dua pelaku yang menjambret Sunaidah.
“Barang bukti rekaman CCTV sudah kami dapatkan. Kami sudah mendapatkan ciri-ciri pelakunya, semoga dalam waktu dekat segera tertangkap,” tandanya.
Sementara itu rekaman video penjambretan itupun, menjadi viral di media sosial facebook (FB) selama dua hari ini. Netizen berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya, termasuk membasmi penjahat jalanan yang selama ini cukup meresahkan masyarakat.
Rekaman CCTV yang diunggah pemilik akun Yanti Larasati Syahdiyah di Komunitas Peduli Malang (KPM) ini, sampai sore kemarin pukul 17.15 sudah ada 1464 netizen yang berkomentar. Dan 561 kali dibagikan di medsos.
Dalam rekaman berdurasi 1 menit 9 detik tersebut, korban terlihat tak berdaya saat dipaksa oleh dua pelaku jambret. Saat itu korban yang memakai daster sedang belanja di depan rumahnya yang ada di pinggir jalan raya. Tak lama kemudian, datang dua pelaku berboncengan sepeda motor dengan memakai jaket warna hitam dan helm.
Satu pelaku yang dibonceng turun. Sembari menentang senjata tajam jenis celurit, pelaku langsung mendekati korban berusaha merampas kalung. Korban berusaha berontak, namun oleh pelaku didorong hingga tersungkur. Setelah itu, pelaku meraih kalung lalu kabur ke arah timur.
Yang membuat netizen geram, tukang sayur yang saat itu menjadi saksi mata tidak menolong korban. Termasuk beberapa pengendara yang melintas hanya diam saja. Mereka seperti membiarkan kejadian perampasan kalung itu terjadi. Baru setelah pelaku kabur, korban ditolong oleh tukang sayur.
“Lhaaa iku wong liwat koq meneng ae...piiye too...?,” kata Mbah Dukun Gendeng dalam komentar di FB. 
Begitu juga dengan pemilik akun Alphan Khabol. “Loh aneh e akeh wong wira wiri kok mneng yo. Opo iki seng jeneng e kesirep. Heemm,” sahutnya.
Sementara itu, beberapa netizen lain berharap kepada polisi untuk segera menangkap pelakunya. “Jambrete mndar ndang ke tangkep,” kata Miftachul Hidayati. “Seng bener maling iku dibunuh ae,” sahut Nasap. Herman Susanto: “geubukin wae cak nak wes kecekel jambret’e’.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...