Panjat Pohon, Tewas Terpeleset


MALANG - Masyarakat Dusun Lowoksari, Desa Ngenep, Karangploso, dikagetkan dengan penemuan sesosok laki-laki tak bernyawa tergeletak di lahan kebun. Pria ini diketahui bernama Ikhwan, 56, warga Dusun Kedawung, Desa Ngijo, Karangploso.
Dari keterangan yang dihimpun, Ikhwan berangkat menuju lahan kebun tersebut, Senin (29/1). Dia menerima pekerjaan memotong daun pepohonan di areal tegalan di dusun Lowoksari. Setelah menyanggupi orderan ini, Ikhwan lalu berangkat bersama Sakir, 55, warga Dusun Karangkembang menuju lokasi.
Sakir bertugas memotong dedaunan tebu. Orderan pekerjaan ini berasal dari Gus Safiilah, pemilik ladang. Hari Senin lalu Ikhwan memotong dedaunan pohon, sedangkan Sakir bekerja di area lain. Sore harinya dia pulang dan tidak lagi melakukan pengecekan terhadap pria lajang itu.
Namun, Sakir ditanya oleh Agus, 30, keponakan Gus Safiilah tentang keberadaan Ikhwan. Tapi, Sakir tidak tahu dimana Ikhwan setelah bekerja.  Agus dan Sakir mendatangi Ikhwan dan hendak mengirim sarapan.
Namun, betapa terkejutnya mereka melihat Ikhwan sudah terlentang di tanah. Dia ditemukan dengan kondisi tangan tersilang di dada. Lalu, pada bagian pinggir mulutnya terdapat bercak darah yang meleleh hingga ke pipi.
Mereka pun langsung menghubungi warga dan Polsek Karangploso. Tak lama kemudian, polisi, tetangga dan sanak famili Ikhwan datang ke lokasi kejadian. Mayat Ikhwan lalu dibawa ke rumahnya.
Menurut keterangan masyarakat, Ikhwan tidak memiliki anak dan istri. Hingga usia lebih dari setengah abad, Ikhwan masih melajang. Polisi yang melakukan olah TKP dan identifikasi di lokasi kejadian, menyebut penyebab kematian masih diselidiki.
“Namun, dugaan utama adalah Ikhwan terpeleset saat sedang menaiki pohon dan terjatuh,” kata  AKP Rizky Tri Putra, Kapolsek Karangploso. “Karena bekerja sendirian di tengah tegalan, nyawa Ikhwan tidak terselamatkan,” tegasnya. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :