Pelajar Tenggelam di Bendungan Lahor


MALANG - Masyarakat sekitar Sungai Bendungan Lahor, Dusun Karanganom, Desa/Kecamatan Kromengan, siang kemarin gempar. Seorang remaja hilang tenggelam di sungai tersebut. Korban Ja'far Sodik, 14, warga sekitar. Hingga petang kemarin tubuhnya belum diketemukan.
"Pencarian kami hentikan sementara, mengingat waktu yang sudah gelap. Baru besok pagi (pagi ini, red) pencarian akan kami lanjutkan," ungkap Sarianto, anggota SAR PMI Kabupaten Malang. 
Ceritanya, siang kemarin sekitar pukul 14.00, korban yang bersekolah di salah satu madrasah di sekitar tempat tinggalnya, bersama dengan dua temannya yakni Alfan dan Riko, pergi ke sungai mencari ikan.
Mereka mencari ikan dengan cara teknik alami. Yakni gogon atau selam bebas.  Ketika sedang berenang menggogon di sungai yang dalam tersebut, tiba-tiba korban tenggelam. Dua temannya yang mengetahui tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya berteriak minta tolong.
Warga sekitar yang mendengar langsung berdatangan. Kedua temannya lantas memberitahu kalau temannya hilang tenggelam. Warga yang mendapat pernyataan itu, lantas memberitahu perangkat desa dan petugas Polsek Kromengan.
Selanjutnya petugas bersama anggota SAR datang ke lokasi untuk melakukan pencarian. Namun sampai petang hari pencarian masih belum membuahkan hasil.  "Pencarian tadi dilakukan dengan menyelam di sekitar lokasi tenggelam. Tetapi sampai satu jam lebih tidak ketemu. Arus di bawah sangat besar, sehingga pencarian kami putuskan untuk berhenti sementara," jelasnya. (agp/mar/jon)

Berita Lainnya :

loading...