Dikepruk Helm di Warung


MALANG - Tak terima menjadi korban penganiayaan, Sunarti, 49 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Tamanasri, Ampelgading, mengadu ke Polsek Ampelgading, Selasa petang lalu. Ia melaporkan Sulis, 35 tahun, tetangganya dengan tuduhan penganiayaan.
Akibat kejadian tersebut, korban Sunarti mengalami luka memar pada dahi, kepala dan bahu sebelah kanan.  "Korban sudah dimintakan visum. Untuk perkaranya saat ini masih diselidiki oleh Unit Reskrim Polsek Ampelgading," ujar Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni.
Diperoleh keterangan, aksi penganiayaan tersebut terjadi Selasa (30/1) sore lalu sekitar pukul 16.00. Kejadiannya di dalam warung milik korban di Dusun Krajan, Desa Tamanasri, Ampelgading.  Ceritanya, sekitar pukul 15.30, pelaku Sulis datang ke warung milik korban.
Dengan nada marah-marah, dia mencari korban. Namun yang dicari tidak ada, pelaku hanya bertemu dengan saksi Kristiari.  Lantaran yang dicari tidak ada, pelaku langsung pergi. Tak lama setelah pelaku pergi, saksi menghubungi korban dan memberitahu kalau dicari oleh Sulis.
Akhirnya korban langsung datang ke warung untuk bertanya kepada Kristiari.  Belum sempat bertanya kepada saksi, tiba-tiba pelaku datang lagi dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Setelah memakir motornya, Sulis lantas menghampiri korban.
Tidak banyak bicara, pelaku langsung memukulkan helm yang dibawanya ke arah kepala korban berulang kali.  Korban yang tidak siap, hanya melindungi diri sembari berteriak minta tolong. Puas memukuli pelaku langsung kabur.
Sementara korban yang tidak terima dengan penganiayaan itu, lalu melaporkannya ke petugas Polsek Ampelgading sembari membawa barang bukti helm milik pelaku yang tertinggal di TKP. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :