Libas Dua Pengedar Sabu Antarkota

 
BLITAR – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Blitar meringkus jaringan pengedar sabu antarkota yang selama ini menjadi target operasi. Kedua pelaku Warga Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, berinisial SR, 47, dan PT, 42, ditangkap BNN di dua tempat berbeda.
Kepala BNNK Blitar, AKBP Agustianto, saat menggelar keterangan pers di kantornya mengatakan, selain jadi target BNN, SR telah sejak lama menjadi target instansi samping yakni Polres Tulungagung dan Polres Blitar Kota.
"Pelaku atas nama SR merupakan pemain lama. Pelaku mengedarkan sabu di Blitar dan Tulungagung," kata Agustianto. 
Dijelaskan, pelaku selain mengedarkan, juga menggunakan dan menyalahgunakan. Tersangka SR ditangkap lebih dulu di Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. 
Setelah dikembangkan petugas kemudian menangkap tersangka PT di Ngunut Tulungagung. Dari tangan  para pelaku, petugas mengamankan sabu sisa edar seberat  2,7 gram, alat isap pipet, bong dan tiga buah handphone serta satu unit sepeda motor. 
Kini kedua pelaku sedang diamankan di markas BNN Kabupaten Blitar. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal  112 UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
"Kedua pelaku mengaku melakukan bisnis barang haram ini sejak beberapa tahun terakhir. Mereka mendapat pasokan sabu dari seseorang di luar kota berinisial TW. TW telah kita datangi rumahnya namun ternyata yang bersangkutan telah melarikan diri," tandasnya. (bt/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...