Jambret Wagir Masih Sekarat

 
MALANG – Upaya polisi mengembangkan kasus jambret yang dilakukan Sutik dan Suyut, warga Kecamatan Tajinan ini, menuai jalan buntu. Pasalnya, hingga sepekan ini, Sutik, 38, warga Dusun Baran Lekok, Desa Sumbersuko, masih ‘sekarat’ di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Meski sudah sadar, namun ia masih butuh perawatan intensif.
Sedangkan satu pelaku lainnya, yakni Suyut, warga Dusun Srigading, Desa Randugading, Tajinan masih tetap saja bungkam. Ia tidak mau buka suara soal kasus jambret yang dilakukannya bersama Sutik. Suyut tetap ngotot mengaku hanya sekali saja beraksi.
“Untuk kasusnya masih belum mengembang. Pasalnya, Sutik masih belum bisa dimintai keterangan, karena masih di rumah sakit. Sedangkan Suyut, tetap bersih keras mengaku hanya sekali saja beraksi,” terang Kanitreskrim Polsek Wagir, Ipda Agus Yulianto.
Menurut Agus, kondisi Sutik memang sudah stabil dan sadar. Namun tersangka Sutik masih harus butuh perawatan intensive. Sebab sampai kemarin, pria bertubuh gempal itu masih belum bisa duduk akibat amukan massa.
“Kami tidak mau ambil risiko. Untuk keterangannya kami tunggu sampai kondisinya benar-benar sudah pulih. Selama menjalani perawatan, tersangka dijaga oleh petugas 1 x 24 jam,” ujarnya.
Untuk kedua tersangka tersebut, lanjut Agus, mereka dijerat dengan dua pasal sekaligus. Selain pasal 368 KUHP tentang perampasan, Suyut dan Sutik juga dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Pasalnya, ada satu warga yang dibacok oleh kedua tersangka yang melawan saat dikepung warga.
“Warga yang mengalami luka bacok itu, juga melaporkan aksi penganiayaan. Apalagi akibat sabetan celurit itu, korban harus menjalani operasi dan menghabiskan biaya sebesar Rp 27 juta,” tuturnya.
Sekadar diketahui, Sabtu (15/7) lalu dua jambret nyaris tewas dihakimi warga Dusun Sengon, Desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir. Keduanya menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap tangan menjambret kalung milik dua orang warga Desa Bedalisodo, Wagir, yakni Surati, 70, serta Warni, 63. 
Untungnya, petugas Polsek Wagir yang mendapat laporan, saat itu  segera cepat datang ke lokasi.Sebab, jika sampai terlambat beberapa menit, mungkin kondisi kedua pelaku sudah lain lagi. Kedua jambret itu adalah Suyut, 36 tahun, warga Dusun Srigading, Desa Randugading, Tajinan serta Sutik, 38 tahun, warga Dusun Baran Lekok, Desa Sumbersuko, Tajinan.(agp/jon).

Berita Terkait

Berita Lainnya :