Jenazah Laka Sungai Suwereg Teridentifikasi

 
MALANG – Kehebohan tenggelamnya pemuda di wisata kano Suwereg Jalan Mayjen Sungkono Buring, sudah berakhir. Selain petugas menemukan jenazahnya di dalam sungai, identitas korban juga terungkap. Jumat malam lalu, keluarga korban datang ke KM RSSA Malang, untuk memastikan nama dari pemuda tersebut.
Pemuda yang tewas tenggelam di sungai itu adalah Candra Setio Prasojo, 33 tahun warga dusun Golek RT 01 RW 03 desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Hal ini dipastikan oleh Lamuji, 66 tahun setelah melihat mayat tersebut di dalam kantong mayat KM RSSA Malang.
“Benar, itu anak saya,” ungkap Lamuji lirih sembari berupaya menegarkan hatinya. 
Lamuji yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang, adalah orangtua dari Candra. Dia datang dengan didampingi warga dan sanak familinya. Jumat malam lalu, jenazah Candra dipulangkan ke rumahnya di Karangduren.
Pihak keluarga, menyatakan tidak bersedia bila jenazah Candra menjalani proses otopsi. Sehingga, penolakan ini dituangkan oleh Lamuji dalam surat pernyataan tertulis dengan meterai. Surat ini diserahkan kepada Polsek Kedungkandang yang menangani kasus tenggelamnya pemuda di wisata kano.
“Mohon kepada bapak Kapolsek Kedungkandang, untuk memberikan persetujuan agar tidak dilakukan otopsi jenazah,” papar Lamuji dalam surat pernyataannya. 
Dalam pernyataan itu, Lamuji juga berjanji siap menanggung resiko apapun yang timbul di kemudian hari atas tidak dilakukannya otopsi terhadap jenazah Candra. Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi mengatakan, petugas membutuhkan waktu dua jam untuk menemukan mayat korban. 
“Tubuh korban, ditemukan 30 meter dari titik pertama dia dilaporkan tenggelam,” tutup Suko.(fin/jon)

Berita Lainnya :