Setahun Pemakai Narkoba, Diciduk

 
MALANG – Satuan Reskoba Polres Malang menangkap budak narkotika jenis sabu-sabu (SS) dan daun ganja kering. Tersangkanya Ahmad Amarudin alias Komar alias Pentol, 23, warga Jalan Batu Bara, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing. Pentol dibekuk petugas di Jalan Raya Kendalpayak, Pakisaji.
“Barang bukti yang kami amankan adalah sepoket SS serta tiga poket ganja yang dibungkus plastik transparan. Ketika kami tangkap, ia baru saja mengkonsumsi sabu,” terang Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat.
Menurutnya, penangkapan Komar alias Pentol ini, berawal saat petugas sedang patroli di wilayah Kecamatan Pakisaji. Ketika patroli itu, petugas mencurigai tersangka yang terlihat dalam kondisi fly. Petugas lantas menghentikan tersangka, lalu menggeledah pakaiannya.
“Semula ketika kami periksa dia tidak mengaku. Namun setelah kami geledah dan ditemukan barang bukti di saku celananya, tersangka baru mengakuinya,” ujar mantan KBO Reskrim Polres Malang ini.
Dalam pemeriksaan, tersangka yang bekerja sebagai penjual ikan lele ini, mengaku hanya sebagai pemakai. Dia sudah setahun ini menjadi budak narkotika jenis ganja. Sedangkan untuk sabu-sabu (SS) baru mencobanya sejak lima bulan lalu.
Barang haram tersebut, diakui dibeli dari seorang temannya asal Kecamatan Bululawang, yang kini masih diburu. Tiga poket ganja serta sepoket SS, dibeli dengan harga Rp 350 ribu. 
“Sepoket SS saya beli seharga Rp 200 ribu, sedangkan ganja sepoketnya seharga Rp 50 ribu,” tutur tersangka Komar alias Pentol.
Selama ini, lanjut Pentol, dia sudah membeli sebanyak empat kali. Sekali beli dipakai untuk beberapa hari. Pentol mengelak dituduh sebagai pengedar, melainkan hanya sebagai pemakai saja.
“Ketika ditangkap itu, saya habis memakai SS kemudian jalan-jalan ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Sepulang dari jalan-jalan itulah ditangkap polisi. Saya memakai SS dan ganja ini hanya untuk doping saja,” ucap tersangka Komar alias Pentol.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :