Ngecer Togel Online, Penjual Mie Hadapi Meja Hijau

 
MALANG – Bisnis toto gelap alias togel masih menggiurkan bagi sebagian orang. Satu di antaranya adalah Suyani alias Yayan 40 tahun warga Jalan Joyo Tambaksari Kelurahan Merjosari Lowokwaru. Dia sedang menghadapi ancaman hukuman penjara, karena didakwa dengan pasal 303 KUHP oleh Kejari Malang.
“Terdakwa dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan,” kata Verry Wellyana SH Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Malang dalam berkas dakwaannya.
Yayan ditangkap Polres Makota karena tertangkap basah di warung tempatnya berjualan mie di Jalan Joyo Tambaksari. Saat ditangkap, petugas menyita hape dengan folder tombokan judi togel, satu HP yang digunakan untuk tombok di situs judi online yakni Togel Istana Impian, uang tunai Rp 32 ribu, dua buah kertas togel, satu buah ATM dan buku tabungan.
Semua barang bukti itu kini dibawa oleh Kejaksaan untuk mendakwa Yayan. Pria paruh baya itu, sudah terbiasa menjalankan judi togel online. Setelah masuk ke situs Istana Impian dengan handphone, dia membuka hape lainnya untuk melayani tombokan dari para penjudi lainnya. Dia melayani tombokan ini mulai pukul 11.00 WIB sampai 16.00 WIB.
Tak hanya melayani tombokan via SMS, sebagai pengecer Yayan juga melayani tombokan manual. Para penjudi datang ke warungnya dengan membawa kertas yang bertuliskan angka judi togel beserta uangnya. Yayan lalu masuk dalam situs judi online Istana Impian dengan username miliknya.
Dia pun sudah melakukan deposit atau setor dana ke situs tersebut. Tiap pembelian Rp 1000 dengan dua angka tepat mendapatkan Rp 70 ribu. Pembelian Rp 1000 tiga angka tepat menerima Rp 400 ribu. Sedangkan, empat angka tepat mendapatkan Rp 3 juta. Namun, karena Yayan adalah pengecer, dia memotong uang dari situs online sebelum diberikan kepada para penombok.
Selain memotong uang penjudi yang menang togel, Yayan juga menerima komisi dari setiap uang tombokan para penjudi togel. Tiap Rp 100 ribu, Yayan menerima Rp 29 ribu. Komisi ini, didapat oleh Yayan setiap hari selama bukaan permainan judi togel online.Perputaran uang judi togel ini berjalan lima kali dalam seminggu. Yayan terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun. 
“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 303 KUHP,” tutup Verry.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...