Bertamu, Warga Bantur Tewas di Pagak


MALANG - Niatnya bertamu, Sujianto, 41, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Bantur, malah ditemukan tewas, akhir pekan kemarin. Korban meregang nyawa saat bertamu ke rumah Anik Susianti, di Dusun Kulon Kali, Desa Sumbermanjing Kulon Kecamatan Pagak.
Dugaannya korban meninggal dunia karena serangan jantung. Pasalnya, dari keterangan pihak keluarga, selama ini korban memang memiliki riwayat sakit jantung serta lambung kronis.
"Dari hasil olah TKP dan evakuasi di tubuh korban, sama sekali tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban meninggal dunia karena sakit," ujar Kanitreskrim Polsek Pagak, Aiptu Yustiar Iwantoko.
Diperoleh keterangan, saat itu korban bersama dua temannya yakni Suhar dan Sai'in, datang ke rumah Anik Susianti. Kedatangan mereka untuk bertamu. Mereka ingin melihat cawan (mangkuk) anti basi yang dimiliki oleh suami Anik Susianti.
Ketika bertamu itu, suami Anik sedang tidak ada di rumah, karena masih kerja di ladang. Korban dan dua temannya pun lantas menunggu dengan duduk di ruang tamu. Saat itu, korban juga masih sempat ngobrol dengan kedua temannya.
Selang sekitar 15 menit kemudian, sakit jantung yang dialami korban kambuh. Dia langsung kejang-kejang sembari memegang dadanya, lalu tak sadarkan diri. Selanjutnya beberapa menit kemudian, korban meninggal dunia.
Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, dua temannya lantas memberitahu Anik, yang kemudian dilaporkan perangkat desa. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Pagak.
Polisi yang mendapat laporan, segera mendatangi lokasi. Setelah proses olah TKP dan evakuasi selesai, jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka.
"Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi, hanya visum luar di Puskesmas. Keluarga menerima kematiannya dengan membuat surat pernyataan tertulis," jelasnya.(agp/lim)

Berita Terkait