Budak Sabu-sabu Dampit Diringkus


MALANG - Peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang masih belum mereda. Satreskoba Polres Malang, kembali menangkap dua budak narkotika jenis sabu-sabu (SS), petang akhir pekan kemarin. Mereka berdua ditangkap di dua lokasi yang berbeda.
Keduanya adalah Andrik, 32, warga Dusun Polaman, Kelurahan/Kecamatan Dampit, dan Dian Arisandi, 23, warga Jalan Klampok Kasri  II, Kelurahan Gading Kasri, Klojen. Saat ditangkap, ditemukan barang bukti dari masing-masing tersangka.
"Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan di Satreskoba Polres Malang. Kasusnya masih dalam pendalaman dan penyelidikan," ujar Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.
Informasi yang diperoleh, kali pertama yang ditangkap adalah Andrik. Dia ditangkap di rumahnya. Barang buktinya sepoket SS serta seperangkat alat hisap.
Dari penangkapan Andrik ini, kemudian dikembangkan dengan menangkap Dian Arisandi. Pemuda ini diamankan di Jalan Raya Desa Ngijo, Karangploso. Barang buktinya dua poket SS serta sebuah HP.
Penangkapan mereka berdua berawal dari informasi masyarakat. Warga mengadu kalau peredaran narkotika masih marak. Polisi lantas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.
Diketahui bahwa Andrik, selama ini menjadi pengguna narkoba. Petugas pun langsung menangkapnya saat hendak mengonsumsi SS. Ketika diamankan, Andrik mengaku mendapatkan barang dari Dian, hingga kemudian dikembangkan dan berhasil menangkapnya.
"Mereka berdua bakal dijerat dengan Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara," jelasnya.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :