Please disable your adblock and script blockers to view this page


Dalami Pengedar Pil Koplo pada Tersangka Penganiayaan Ibu Kandung


MALANG - Ahmad Basori, sepertinya tidak akan bebas. Pemuda berusia 20 tahun ini, tetap akan menjalani hukuman. Sekalipun kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), terhadap ibu kandungnya, Siti Kholifah, 43, warga Jalan Keramat, Desa Undaan, Kecamatan Turen, masuk dalam delik aduan.
"Kasusnya tetap berlanjut. Perkaranya oleh korban (ibu kandungnya) tidak dicabut," ujar Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mashudi.
Menurutnya, alasan kasusnya tetap berlanjut, lantaran penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap ibunya tidak hanya sekali. Melainkan sudah berulang kali. Bahkan tidak hanya ibunya, ayahnya yang dalam kondisi sakit juga pernah dianiaya oleh tersangka.
"Pokoknya setiap kali permintaannya tidak dipenuhi, orangtuanya selalu dianiaya. Puncaknya pada Rabu (10/7) lalu, saat tersangka meminta dibelikan HP," tutur mantan Kanitreskrim Polsek Dampit ini.
Mantan Kasubag Humas Polres Malang ini menambahkan, kendati kasusnya KDRT namun perkaranya tetap ditangani Polsek Turen. Termasuk penahanan tersangka tetap di Mapolsek Turen.
"Namun untuk penyidiknya, kami mendatangkan petugas dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang," ucapnya.
Lebih lanjut, Soleh, mengatakan kalau pihaknya kini juga mengembangkan dugaan keterlibatan Ahmad Basori, dalam peredaran narkotika jenis pil koplo. Pasalnya, selama ini tersangka diketahui kerap mengkonsumi pil koplo jenis dobel L.
"Untuk peredaran narkotika masih terus kami dalami. Karena saat penangkapan tidak ditemukan barang buktinya," katanya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ahmad Basori, diamankan petugas Polsek Turen. Ditangkapnya karena tega menganiaya ibu kandungnya, yakni Siti Kholifah, 43. Penganiayaan karena tersangka yang minta dibelikan tidak bisa dipenuhi oleh ibunya yang bekerja sebagai buruh rumah tangga.
Karena permintaannya tidak dituruti, tersangka langsung memukuli korban dengan tangan kosong. Tubuh ibu yang melahirkannya itu, juga ditendang berulang kali. Selain itu, tersangka juga membakar seluruh pakaian yang ada dalam lemari.(agp/feb)

Berita Lainnya :