Diduga Dibunuh, Warga Tirtoyudo Purwodadi Ditemukan Sudah Membusuk di Parit


MALANG - Sri Wariati, 37, ibu satu anak warga Dusun Baleharjo, Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo, diduga menjadi korban pembunuhan. Mayatnya ditemukan warga di parit pinggir jalan umum Desa Babakan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (22/2) lalu. Saat ditemukan kondisinya sudah mulai membusuk.
Berdasarkan informasi, diperkirakan korban sudah meninggal beberapa hari lantaran sudah tercium bau busuk. Adalah Eri Susanti, warga sekitar yang kali pertama menemukan. Pagi itu, sekitar pukul 07.30, saksi sedang joging dan mencium bau busuk. Setelah didekati ternyata ada mayat.
Ketika ditemukan, identitas korban yang memakai kaos warna abu-abu dengan tulisan Adidas, jaket sweeter lengan panjang warna merah serta memakai celana hitam ini, masih misterius. Sebab sama sekali tidak ditemukan identitasnya. Baru setelah dilakukan identifikasi melalui sidik jarinya, terungkap bahwa identitasnya adalah Sri Wariati.
Kapolsek Tirtoyudo, AKP Suyoto, dikonfirmasi membenarkan bahwa korban dugaan pembunuhan tersebut adalah warga Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek Losari, termasuk menghubungi pihak keluarga korban.
"Hari Jumat (22/2) lalu, kami dihubungi dari Polsek Losari. Kemudian setelah kami kroscek ke perangkat desa dan keluarganya, memang benar Sri Wariati warga Kecamatan Tirtoyudo," jelas Suyoto.
Mantan Kapolsek Wagir ini mengatakan, bahwa Sri Wariati adalah wanita kelahiran 21 Agustus 1981. Korban anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Misdianto dan Sariyem. Korban diketahui memiliki seorang anak berusia 15 tahun.
Selama ini, korban yang menjanda diketahui bekerja di Jakarta sejak 4 tahun lalu. Kemudian pada akhir Desember 2018 lalu, korban pulang dengan seorang laki-laki. Pria yang diketahui bernama Andi Saputra, 36, warga Desa Kalibuntu Kecamatan Losari tersebut, diakui adalah suami sirinya.
"Ketika pulang itu hanya selama seminggu saja. Setelah itu, korban dan suami sirinya langsung pergi lagi. Karena orang asing, ketika datang ke Tirtoyudo, suami sirinya saat itu sempat diminta foto copy KTP oleh perangkat desa," terangnya.
"Namun setelah diselidiki, ternyata pria yang dibawa pulang tersebut sudah memiliki istri sah yang tinggal di Kecamatan Losari, Jawa Tengah," sambung mantan Kapolsek Pagelaran ini.
Dugaan sementara, bahwa kematian korban karena dibunuh. Pelaku pembunuhan mengarah pada suami sirinya. Sebab terakhir keluarga mengetahui bahwa korban pergi bersama dengan suami sirinya itu.
"Kami sudah mengirimkan identitas serta foto suami siri korban ke Polsek Losari. Semoga saja bisa membantu proses penangkapan pelaku. Pihak keluarga korban, sejak informasi tersebut langsung berangkat ke Jawa Tengah," paparnya.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :