Dikepung Polisi, Bandar Dadu Tak Berkutik


MALANG - Jangan bergerak! Gertak anggota Reskrim Polsek Tirtoyudo, saat menggerebek sebuah rumah di Dusun Wonoagung Tengah Desa Wonoagung Kecamatan  Tirtoyudo, Selasa (12/2) dini hari. Polisi menggerebek sebuah rumah karena dijadikan arena judi dadu.
Dari penggerebekan polisi mengamankan seorang bandarnya. Yakni Tarmadi, 63, warga Dusun Wonokitri Desa Wonoagung Kecamatan Tirtoyudo. Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa seperangkat alat dadu serta uang Rp 478 ribu.
"Ketika kami gerebek tersangka sedang asyik mengopyok dadu. Dia tidak bisa lari kemana-mana, karena lokasi sudah kami kepung," ungkap Kapolsek Tirtoyudo, AKP Suyoto.
Penggerebekan arena judi dadu ini, berawal ketika petugas sedang patroli malam. Giat patroli dilakukan rutin untuk mengantisipasi tindak kejahatan. Termasuk kriminalitas seperti perjudian. Sewaktu patroli, petugas mendapat laporan dari masyarakat. Warga menginformasikan kalau di dalam rumah kosong ada arena judi dadu. Polisi pun lantas menindaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut.
Begitu diselidiki dan ternyata benar adanya, polisi langsung menggerebek. Sayang para penombok yang lebih dari 10 orang, kabur begitu mengetahui kedatangan polisi. Petugas hanya mengamankan seorang bandarnya saja.
"Arena judi tersebut digelar saat ada acara hajatan khitanan salah satu warga sekitar," ujar mantan Kapolsek Pakisaji ini.
Dalam pemeriksaan, tersangka Tarmadi mengaku hanya iseng saja menggelar judi dadu. Kebetulan malam itu ada acara hajatan warga. "Tidak setiap hari, hanya saat ada hajatan warga saja," ucap tersangka Tarmadi.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :