Ditabrak Pikap, Ibu Hamil Tewas, Bayi Selamat


MALANG - Nahas nasib ibu muda yang sedang hamil ini. Suci Wahyu Ningsih, 42, warga Jalan Sebuku XVII, Kecamatan Blimbing Kota Malang, tewas setelah ditabrak mobil di simpang empat Jalan R Tumenggung Suryo-Jalan Lahor, Blimbing Kota Malang, Selasa pagi (23/7).
Beruntung, dari informasi terbaru, bayi dalam kandungaN korban yang berusia 7 bulan, berhasil selamat setelah operasi. Dari keterangan yang dikumpulkan, peristiwa ini terjadi pukul 05.30, Selasa pagi. Korban yang kesehariannya adalah seorang penjual rujak manis di kawasan Taman Sulfat, mengendarai Honda Beat nopol N 5835 AAU. Korban bergerak dari SMPN 5 Malang, melintasi masjid Sudirman, lalu berhenti di batas tengah.
“Korban ini, sudah mematuhi aturan lalu lintas dengan tidak langsung ambil haluan, tapi berhenti di tengah garis, dan melihat ke kanan serta ke kiri sebelum menyeberang,” kata Ipda Deddy Catur Kanit Laka Satlantas Polres Malang Kota, diwawancarai Malang Post di kantor Unit Laka Jalan Dr Cipto, Selasa siang.
Saat sedang menunggu jalur kosong untuk menyeberang ke arah jalan Lahor, dari arah belakang, mobil Daihatsu Pick Up nomor polisi N 9813 DC melintas. Mobil tersebut dikemudikan oleh Muflickin Arif, 36, warga Banjarsari Kecamatan Ngajum. Kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan sedang.
Namun, diduga kuat, pengemudinya tidak waspada depan. Bruak. Bemper depan mobil menghantam sepeda motor korban. “Kecelakaannya tabrak belakang, sampai korban terseret beberapa meter. Korban meninggal seketika di jalan,” ujar perwira lalu lintas dengan pangkat satu balok di pundaknya itu.
Saat terseret, korban mencium aspal. Kepala, tangan dan kakinya terluka. Korban langsung meninggal di lokasi kecelakaan. Warga yang melihat kejadian ini langsung histeris. Apalagi setelah diketahui bahwa korban tersebut hamil. Donny Setiabudi, warga Grajakan Kecamatan Blimbing, melihat kejadian kecelakaan ini.
“Ibu-ibu itu bawa barang belanjaan di motornya, berhenti di tengah untuk persiapan menyeberang, lalu ditabrak dari belakang,” paparnya saat dimintai keterangan petugas. Tanpa banyak berpikir, masyarakat secepatnya menghubungi Unit Laka dan relawan untuk mengevakuasi korban.
Karena masih ada jabang bayi di dalam rahimnya, petugas sangat cepat mengevakuasi korban ke IGD RSSA Malang. Dari keterangan penyidik Laka yang menangani peristiwa ini, bayi dalam kandungan korban berusia sekitar 6-7 bulan. Setelah dibawa ke RSSA Malang, informasinya, bayi tersebut selamat.
“Jenazahnya dimakamkan siang di TPU dekat rumah. Informasinya, bayi korban diduga berhasil diselamatkan, masih belum bisa dipastikan. Kemungkinannya demikian, karena usia kandungan tujuh bulan itu masih bisa selamat,” papar Deddy. Sementara itu, pengemudi mobil diamankan di kantor Unit Laka Satlantas Polres Makota Jalan Dr Cipto.
“Dia masih kami amankan, karena dia sendiri juga masih syok akibat kecelakaan ini. Nanti, setelah dia sudah mulai tenang, baru kami lakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari dia soal peristiwa ini,” tambah Deddy Catur.(fin/lim)

Berita Terkait