magista scarpe da calcio Dua Jambret Pasuruan Nyonyor di Kedungkandang


Dua Jambret Pasuruan Nyonyor di Kedungkandang

 
MALANG – Libur kerja membuat Dini Safitri, 20, fresh. Karenanya, kemarin pagi, sekitar pukul 08.30, ia pun dengan riang berangkat belanja ke Pasar Madyopuro. Warga Jalan Kyai Hasyim Kecamatan Kedungkandang itu kemudian mengendarai motor kesayangannya, Yamaha Mio sendirian.  
Sebelum berangkat, dompetnya ia letakkan di dalam jok. Sedangkan HP miliknya ia letakkan di dashboard bagian kiri, di bawah stang motornya. (inilah kebiasaan yang salah, yang hampir dilakukan banyak masyarakat)
Saat melintas di Jalan raya itulah, tanpa disadarinya ada pengendara motor yang berboncengan, yang sudah menguntitnya sampai di depan gang Singa. Korban baru menyadari ketika tiba-tiba pengendara motor bertubuh gemuk itu memepetnya dan berpindah ke sebelah kirinya.
Secepat kilat, orang bertubuh kecil yang diboncengnya langsung merampas HP miliknya di dashboard. Sontak, karena kaget, korban langsung berteriak keras. Jambret !!!...Jambrettt !!!.
Warga pun langsung berkerumun. Apalagi setelah berteriak itu, korban terjengkang dari motornya karena ditendang oleh pelaku. Beruntung, korban tidak sampai terluka parah. Dan beruntung lagi, tepat di belakangnya, meluncur seorang anggota TNI yang juga sejalan dengan korban.
Si anggota TNI yang sigap mengantisipasi tindak kejahatan di depannya, langsung menabrakkan motornya ke motor pelaku. Alhasil, kedua pelaku pun tersungkur karena motornya terjatuh.
Saat itulah warga yang sudah berkumpul banyak langsung menghajar pelaku dengan beringas. Ahmad, warga Desa Kraton Pasuruan, pelaku yang bertubuh kecil kabur dari kepungan massa. 
Sementara pelaku yang bertubuh gemuk dengan tato di lengannya hingga ke bagian dada, hanya bisa diam tanpa bisa melakukan perlawanan massa yang sudah lepas kendali. Massa yang marah lalu mengejar Ahmad, yang masuk ke sebuah rumah percetakan di dekat TKP.
Massa pun akhirnya dengan mudah menangkap dan menghajar ramai-ramai. Saat aksi makin beringas itulah, petugas Polsek Kedungkandang datang dan langsung mengamankan kedua pelaku.  
Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi ketika dikonfirmasi Malang Post menjelaskan, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Bahkan ketika didesak identitas kedua pelaku, kapolsek juga masih tutup mulut.
“Kedua tersangka masih kami periksa. Apalagi, dia habis dihajar massa juga. Jadi, agar datanya lengkap dan valid, besok saja, ya (hari ini, red),” tandasnya. (tea/lim)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang