Edan, Dua Tahun Mencuri 26 Kali

 
MALANG - Sepak terjang Sokip, 26, dalam kasus pencurian berakhir pada Rabu (11/7) malam. Setelah Unit Reskrim Polsek Poncokusumo berhasil meringkusnya. Maling kawakan ini dibekuk di rumahnya Desa Belung, Poncokusumo.
Penangkapannya, setelah petugas mendapat informasi kepulangannya. Karena tidak ingin buruannya kabur, polisi langsung bergegas menggrebek rumahnya. Sokip pun berhasil diamankan tanpa ada perlawanan.
“Dia sudah lama menjadi DPO kami. Selama dua tahun terakhir sejak tahun 2016 lalu,  dia sudah 26 kali melakukan pencurian di TKP yang berbeda,” ungkap Kanitreskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto.
Terakhir beraksi, Sokip mencuri di Rumah Dinas Bidan Desa, di Polindes Desa Belung, Poncokusumo. Korbannya adalah Zunita Muthiatul Farida. Aksi pencurian dilakukan pada Senin (9/7) siang lalu. 
Saat itu, rumah dinas Bidan Desa ini, sedang dalam kondisi kosong. Korban sedang bekerja, sementara anaknya ikut saudaranya. Tersangka Sokip, masuk ke dalam rumah dengan cara memecah jendela kaca dapur.
“Sebelum memecahkan kaca jendela, tersangka sempat berusaha merusak pintu dapur. Karena kesulitan, akhirnya dia merusak jendela untuk jalan masuk,” jelas Andik Risdianto. Setelah berhasil masuk, Sokip lantas mengacak-acak isi rumah. 
Termasuk kamar korban dan anaknya, untuk mencari barang berharga. Dari aksinya itu, ia mendapatkan sebuah laptop dan HP yang kemudian kabur lewat jalan semula. Aksi pencurian, baru diketahui korban sore harinya ketika pulang. 
Ia kaget ketika mendapati rumahnya dalam kondisi berantakan. Setelah dicek ada barang yang hilang, korban yang yakin kalau rumahnya baru saja disatroni maling akhirnya melaporkannya ke petugas Polsek Poncokusumo.
Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas menyelidikinya. Diketahui bahwa pelakunya adalah Sokip, yang selama ini menjadi buronan. Begitu tertangkap, Sokip pun juga mengakui kalau selama ini sudah 26 kali melakukan pencurian sejak 2016 lalu. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :