Fakta Terbaru Pembunuhan di Ladang Tebu Pakis


MALANG – Empat hari berlalu, kasus pembunuhan sadis di Pakis belum terungkap. Polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Pardi, 58, warga Dusun Gandon Barat Desa/Kecamatan Jabung, yang ditemukan dengan luka menganga di pipinya, Jumat (12/4) lalu. Fakta terbaru, motif pembunuhan bukan perampokan. Melainkan kuat dugaan karena dendam pribadi pelaku terhadap korban.
Demikian disampaikan Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda. Ia menegaskan bahwa hasil penyelidikan polisi, tidak ada indikasi bahwa Pardi, menjadi korban perampokan. "Awalnya memang kami menduga korban perampokan. Itu lantaran mesin bajak sawah miliknya tidak ada. Namun, ternyata mesin bajaknya tidak hilang dan sudah kami temukan," jelas Adrian Wimbarda kepada Malang Post.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat korban ditemukan terbujur kaku di area persawahan, Dusun Tegal Pasangan, Desa Pakiskembar, Pakis, Jumat (12/4) pagi. Saat ditemukan mayat bersimbah darah dengan bagian bawah tubuh korban setengah telanjang. Hasil olah TKP dan identifikasi, korban meninggal dunia karena dibunuh. Ada bekas luka bacok akibat sabetan senjata tajam di wajahnya.
Dugaan bahwa pembunuhan terhadap korban bermotif dendam, berdasarkan keterangan dari saksi yang sudah dimintai keterangan. Ada lima orang saksi yang sudah diperiksa. Salah satunya, sempat melihat korban berkelahi dengan sesama temannya. "Ada saksi yang sempat melihat, sebelumnya korban bertengkar dengan dua temannya sesama kerja. Kemungkinan kematiannya karena korban dikeroyok," terangnya.
Lantas siapa pelakunya? Adrian mengaku masih mendalami lagi keterangan saksi. Karena pada saat pembunuhan terjadi, tidak ada satu saksi pun yang mengetahui. Sehingga polisi masih mengumpulkan bukti petunjuk yang lebih kuat lagi. "Sekarang anggota masih fokus pengamanan Pemilu. Setelahnya, kami akan dalami lagi kasusnya untuk segera mengungkap pelakunya," ucapnya.
Dari hasil otopsi korban di kamar mayat RSSA Malang, disimpulkan bahwa kematian korban karena luka bacok di wajah dan kepala sebelah kirinya. "Luka di sebelah kiri sangat dalam serius, itulah yang menyebabkan korban meninggal dunia," paparnya.(agp/lim)