Geger Mayat Bayi di Gapura Gang

HEBOH: Petugas kepolisian bersama Tim SAR melakukan evakuasi mayat bayi di depan gapura masuk. Warga tampak berkerumun melihat penemuan bayi tersebut
 
MALANG - Di tengah panasnya suasana penghitungan hasil Pilpres 2019, Kamis (18/4) malam, warga Jalan Kolonel Sugiono gang II Kecamatan Sukun gempar. Sekitar pukul 01.00 dini hari, masyarakat setempat menemukan sesosok mayat bayi perempuan yang ditemukan persis di depan gapura masuk. Mayat bayi tersebut dibungkus dengan sebuah tas kresek hitam serta handuk warna hijau.  
Warga sekitar, Ja'far, 70, mengungkapkan, mayat bayi tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia beberapa hari lalu. Sebab, ketika ditemukan, bau tak sedap menyeruak. Sehingga tidak mungkin bayi tersebut baru saja meninggal atau dilahirkan. "Mungkin sudah meninggal beberapa hari, baru kemudian dibuang ke sini. Baunya sudah nggak enak," jelas dia.
Sebelum ditemukan, kata dia, warga sekitar menduga bahwa bungkusan yang berupa kresek hitam tersebut merupakan sampah rumah tangga biasa. Mereka sama sekali tidak menduga bahwa yang ada di dalamnya itu bayi. "Ya warga menduganya sampah. Karena sudah nggak tahan baunya, kemudian dilihat, ternyata mayat bayi. Kalau yang pertama menemukan ada penjual kopi di sekitar sini," kata dia.
Setelah itu, warga lain segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat, serta ada yang melaporkan kepada tim evakuasi yang langsung datang mengevakuasi mayat bayi tersebut ke kamar mayat RSSA. "Kalau warga sekitar sini nggak ada yang kelihatan lagi hamil. Kemungkinan itu dari warga luar daerah sini," jelas dia.
Kasus penemuan mayat bayi tersebut dalam penyelidikan petugas Kepolisian Polsek Sukun guna mengungkap siapa yang tega membuang bayi mungil itu.(tea/lim)

Berita Terkait