Hari ini, Rekonstruksi Pembunuhan dan Mutilasi di Pasar Besar


MALANG – Kasus dugaan pembunuhan bermodus mutilasi yang dilakukan oleh Sugeng Angga Santoso, 49, gelandangan, terhadap wanita tak dikenal pada Mei 2019 lalu, masih berlanjut. Kasatreskrim Polres Makota AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengagendakan rekonstruksi kejadian akan digelar hari ini. “Besok (hari ini) ada jadwal agenda rekonstruksi adegan perkara,” kata Komang kepada Malang Post, Senin siang. Menurut Komang, Sugeng akan menunjukkan kronologi kejadian peristiwa pembunuhan diikuti mutilasi dengan reka adegan. Itu dibutuhkan untuk kelengkapan berkas kasus dugaan pembunuhan ini. Karena, kasusnya masih belum P-21. Penyidik dari unit pidana umum (pidum) masih menyusun berkas perkara untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Malang.
”Saat ini progres kasus, kami sedang melengkapi berkas sesuai petunjuk jaksa,” ujar Komang. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengungkapkan, rencananya, reka adegan digelar di Pasar Besar Malang sebagai lokasi yang diduga menjadi tempat eksekusi korban wanita tanpa identitas.
“Pukul 09.00 wib, agenda reka adegan rekonstruksi kejadian digelar di Pasar Besar,” sambung Marhaeni. Seperti diberitakan sebelumnya, Sugeng dijerat hukum karena diduga membunuh seorang wanita di tangga Pasar Besar Malang pada awal Mei 2019. Kasus terungkap setelah mayat yang dimutilasi mengeluarkan bau busuk.
Aroma ini terendus pedagang Pasar Besar, pertengahan Mei 2019. Setelah pedagang mendekati lokasi, mereka melihat kaki manusia. Petugas datang dan akhirnya menemukan seluruh potongan tubuh, dua tangan, dua kaki, kepala di dasar tangga, dan badan korban yang termutilasi di kamar mandi.
Kasus ini awalnya membingungkan karena Sugeng yang tertangkap mengaku hanya memutilasi mayat tapi tidak membunuh. Belakangan, hasil identifikasi forensik membuktikan korban wanita tidak dikenal masih hidup saat lehernya digorok. Sugeng akhirnya mengakui kepada penyidik, telah membunuh dan memutilasi wanita itu.(fin/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :