Heboh Mayat di Pinggir Jalan Ngajum


MALANG - Masyarakat sekitar Jalan Raya Hutan Coban Baung, Dusun Gendogo, Desa Balesari Kecamatan Ngajum, Rabu (22/3) pagi geger. Warga heboh dengan penemuan mayat di pinggir jalan. Korban diketahui bernama Edi Susianto, 35, warga Dusun Nanasan Desa Balesari Kecamatan Ngajum.
Dugaan sementara, kematian korban karena menjadi korban tabrak lari. Karena saat ditemukan, korban mengalami beberapa luka lecet di tubuhnya. Termasuk patah tulang pinggang. "Dari hasil olah TKP kami juga menemukan ada bekas rem roda kendaraan. Sehingga dugaan penyebab sementara karena menjadi korban tabrak lari," ujar Kapolsek Ngajum, AKP Farid Fathoni.
Adalah Triyono, 61, warga Desa Kebobang Kecamatan Wonosari yang kali pertama menemukan. Pagi itu, sekitar pukul 07.15, saksi yang pulang dari mengantarkan anaknya, melintas di lokasi kejadian. Saat itu ia melihat ada orang tergeletak di pinggir jalan.
Melihat itu, saksi lantas berhenti untuk memastikan. Begitu didekati, ternyata yang tergeletak adalah korban Edi Susianto. Saksi kenal lantaran korban pernah menjadi muridnya. Apalagi, selama ini korban juga pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Lawang.
Ketika dipanggil, korban tidak ada reaksi. Saksi yang curiga lantas mendekati tubuhnya. Saat itulah diketahui bahwa korban telah meninggal dunia. Karena takut, saksi lantas memberitahu warga lainnya.
Kabar kematian korban itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa yang diteruskan ke Polsek Ngajum. Polisi yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi untuk olah TKP dan evakuasi tubuh korban.
"Usai dievakuasi jenazah korban lantas dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk dilakukan visum. Kami juga berkoordinasi dengan Laka Lantas Polres Malang untuk menyelidiki kendaraan yang menabrak," jelas mantan Kapolsek Pakisaji.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :