Jalinbar Kepanjen Memakan Korban


MALANG - Jalan berlubang di jalur lintas barat (Jalinbar) Kepanjen, memakan korban. Seorang pengendara motor terjungkal setelah terperosok lubang, Sabtu (9/2) malam. Korban yang mengalami luka lantas dilarikan ke RS Wava Husada Kepanjen. Kejadian ini langsung viral di media sosial Facebook.
Setelah pemilik akun Ghalih Kurnia Ramadhan, mengunggah peristiwa yang dialami pengendara motor di grup Komunitas Peduli Malang (KPM). Sampai Minggu siang sudah 296 komentar dan 26 kali dibagikan.  “Jalibar Kepanjen yang baru saja ditandai sama temen temen memakan korban. Nunggu sampe berapa korban lagi pak?," tulisnya dalam keterangan foto.
“Semoga lekas dibenahi, karena untuk diameter dan kedalaman sudah sangat memprihatinkan dengan penerangan yang kurang. Gae kabeh dulur dulur asli malang ati ati lek moleh bengi ojo banter banter, alon seng penting kelakon wae," sambungnya.
Postingan tersebut, langsung mendapat tanggapan dari netizen. Selain Jalinbar Kepanjen, jalan berlubang di sepanjang Kebonagung Pakisaji sampai Kepanjen, juga dikeluhkan. Pasalnya sisi kanan dan kiri kondisi jalan banyak yang rusak dan berlubang.
Pengguna jalan, terutama pengendara motor yang paling sering menjadi korban. Terutama pada malam hari serta hujan deras. Sebab selain gelap lantaran lampu penerangan jalan raya banyak yang rusak, juga lubang tertutup genangan air hujan.
"Aku wingi kejeglong sakdurunge jembatan, teko arah slorok, Jeru pol,  sarung tangan sampek mencelat, ngombe an ku yo mencelat pisan, Tolong pihak seng bersangkutan ndang di benahi," komentar pemilik akun Wahyu.
"Sampe arah ngebruk-sumberpucung ya banyak lubang. Wingi body motor bagian bawah pecah karena 2 lubang berturut2," sahut pemilik akun Harwanto Dwi. Camat Kepanjen, Abai Saleh, dikonfirmasi mengatakan akan langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, supaya segera diperbaiki. "Selama ini dari Kecamatan Kepanjen sudah keliling untuk menutup jalan yang berlubang. Sedangkan untuk penambalan serta perbaikan jalan, kami koordinasikan dengan Dinas Bina Marga, karena bukan kewenangan kami," jelas Abai Saleh. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :