Jual Mobil, Kabur ke Lampung


MALANG - Pelarian Henri Zaelani, 30, dari buruan polisi berakhir. Warga Dusun/Desa Sumberputih Kecamatan Wajak ini diringkus Unit Reskrim Polsek Turen, Kamis (13/6) lalu. Ia dibekuk di Lampung, yang merupakan tanah kelahirannya.
Tersangka Henri dijebloskan ke dalam tahanan karena kasus penipuan dan penggelapan mobil Suzuki Jimny AE 1361 T. Korbannya adalah Yongki Bintang Maulana, 31, warga Desa Sumberputih Kecamatan Wajak.
"Penangkapan tersangka ini berkat kerjasama dengan Polres Lampung. Tersangka kami amankan di tempat asalnya," ujar Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mashudi.
Diperoleh keterangan, aksi penipuan yang dilakukan Henri terjadi pada 30 April 2019 lalu. Kejadiannya di rumah saksi Teguh Priyanto, warga Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Turen.
Ceritanya, mobil milik korban dititipkan pada Teguh Priyanto yang merupakan temannya. Kemudian tersangka yang selama ini diketahui sebagai makelar mobil, mendatangi korban di rumah Teguh tersebut. Kedatangan tersangka mengatakan bahwa dia sanggup menjualkan mobil dengan harga tinggi.
Lantaran kenal, korban langsung percaya saja. Ia lantas menyerahkan mobil beserta surat-suratnya. Namun setelah menerima mobil, tersangka langsung menghilang. Mobil tersebut dijual kepada seseorang seharga Rp 20 juta. Hasil penjualan mobil tidak diserahkan pada korban. Melainkan dinikmati sendiri dan digunakan untuk kabur ke Lampung.
Korban yang merasa dirugikan setelah tertipu, akhirnya melaporkan ke petugas Polsek Turen. Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas menyelidiki hingga berhasil menangkapnya. "Saya nekat menjual mobil tersebut, karena butuh uang. Hasil dari penjualan mobil saya gunakan untuk membayar utang," ucap tersangka Henri.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :