Jual Vixion Curian di Medsos


MALANG - Pihak kepolisian terus bergerak untuk menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Rabu (13/3) lalu, Polsek Sukun berhasil mengamankan pelaku yang berusia 17 tahun lantaran ketahuan mencuri motor milik anak kos.
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh Malang Post, Rabu (6/3), korban yang bernama Yohanes Fransisco, 20, yang merupakan seorang mahasiswa, memarkir sepeda motornya di halaman depan tempat kosnya, Jalan Kepuh Gang X, Kecamatan Sukun Kota Malang.
Kemudian, sekitar pukul 03.00, muncul pelaku SA, 17 warga Jalan Kepuh dan seorang temannya melakukan aksi pencurian. Ketika melakukan aksi, eksekutornya adalah SA dan berhasil membawa kabur motor tersebut.
Keesokan harinya, Kamis (7/3), korban baru mengetahui bahwa motornya hilang. Kemudian, ia langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukun.
Berdasarkan laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Kemudian, pihak kepolisian menemukan penjualan motor Vixion melalui media sosial, Facebook.
Merasa, curiga, petugas kemudian memancing pelaku untuk melakukan transaksi. Setelah melakukan kesepakatan harga, pihak kepolisian mengajak SA untuk melakukan COD. Setelah dilakukan COD, petugas melakukan pengecekan hingga benar bahwa motor Vixion tersebut adalah motor milik Yohanes yang telah hilang pada 7 Maret 2019. Setelah dipastikan kalau motor tersebut adalah hasil curian, SA langsung diamankan oleh polisi.
Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta membenarkan adanya penangkapan terhadap SA. ”Tersangka SA beraksi sebagai eksekutor dalam aksi Curanmor. Dia juga bertugas menjual motor tersebut melalui media sosial," kata dia.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kasus ini.  "Kami masih terus melakukan pengembangan,” tandas dia.(tea/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :