Jualan Pil Koplo di Bululawang dan Turen


MALANG - Unit Reskrim Polsek Bululawang, menangkap Liulin Nuha alias Paula, 30, Sabtu (26/1) dini hari. Warga Desa Sudimoro Bululawang ini, ditangkap karena mengedarkan pil koplo jenis dobel L. Ia diringkus petugas di rumahnya.
Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan yakni satu bok berisi 100 butir pil koplo, 15 tik berisi 60 butir serta uang hasil penjualan sebesar Rp 170 ribu. "Semua barang bukti tersebut kami temukan dalam kamarnya," ujar Kanitreskrim Polsek Bululawang, Iptu Ronny Marghas.
Penangkapan Paula ini berawal ketika petugas mendapati dua pemuda di Jalan Raya Bakalan Kecamatan Bululawang sedang fly. Keduanya masing-masing berinisial AY, 17 dan KH, 30, mabuk usai mengonsumsi pil koplo.
Ketika diinterogasi, mereka mengatakan kalau pil setan yang dikonsumsi dibeli dari tersangka Paula. Selanjutnya tanpa menunggu waktu lama, petugas langsung mengembangkan kasusnya dengan menangkap tersangka Paula di rumahnya. "Saat ini kami masih kembangkan kasusnya, terutama memburu pemasok pil koplo tersebut," jelas mantan Kanitreskrim Polsek Pakis ini.
Dalam pemeriksaan sementara, Paula mengatakan kalau dirinya sudah sebulan lebih mengedarkan pil koplo. Dia mengaku mendapat pasokan pil setan tersebut dari seorang temannya di Kota Malang. Pil koplo diakui dijual kepada anak-anak muda wilayah Bululawang dan Turen.
Akibat perbuatannya tersebut, Paula dijerat dengan Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukumannya 12 tahun kurungan penjara.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :