Judi Sambung Ayam Dampit Diobrak Abrik Polisi


MALANG - Jangan bergerak, diam di tempat!. Gertak anggota Polsek Dampit, ketika menggerebek di Dusun Kedawung, Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Minggu (14/7) siang. Pelaku judi serta penonton yang mendengar, langsung semburat.
Dua orang pelaku judi berhasil diamankan dari penggerebekan tersebut. Mereka adalah Rohmad, 35, warga Dusun Madyorenggo, Desa Talok, Turen. Dan, Sunyoto, 52, warga Dusun/Desa Pamotan, Dampit.
Selain kedua tersangka, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya enam ekor ayam jago, beberapa peralatan sabung ayam, serta 11 unit sepeda motor milik para pelaku judi sabung ayam yang ditinggal.
"Sebetulnya ada banyak yang bermain judi. Namun mereka kabur begitu mengetahui kedatangan kami," ujar Kapolsek Dampit, AKP Amung Sri Wulandari.
Arena judi sabung ayam tersebut, digelar siang hari sekitar pukul 14.00. Lokasinya berada di belakang rumah Jadi, warga setempat.
Pelaku judi tidak hanya warga dari Dampit, tetapi juga dari beberapa wilayah. Seperti dari Kecamatan Turen, Wajak serta Tirtoyudo. Arena judi tersebut digelar hampir setiap hari. Hanya saja tempatnya yang berpindah-pindah.
Warga sekitar yang resah dengan adanya judi sabung ayam itu, lantas melaporkannya ke petugas Polsek Dampit. Polisi yang mendapat laporan, segera menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.
Begitu para pejudi sabung ayam sedang berkumpul, petugas langsung datang menggerebek. "Kedua tersangka ini sempat berusaha kabur, namun lebih dulu diamankan oleh anggota," tutur mantan Kapolsek Pakisaji ini.
Sementara itu, Sunyoto, mengatakan kalau dirinya sekadar menonton. Dia berdalih tidak ikut berjudi sabung ayam. Itupun baru kali pertama kalinya datang ke lokasi sabung ayam. "Baru pertama melihat polisi langsung datang menggerebek. Saya ini hanya melihat saja," dalih Sunyoto di hadapan penyidik.(agp/lim)

Berita Terkait