Kandang Ayam Turen Habis


MALANG - Kobaran api membuat geger warga Jalan Kauman, Desa Talok, Turen, Senin (11/2) pagi. Api membakar bangunan kandang ayam milik Syamsudin, 65, warga sekitar. Dugaannya kebakaran karena terjadi korsleting listrik. "Penyebab sementara karena korsleting listrik. Bangunan yang terbakar adalah kandang ayam semi permanen," ungkap Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Hari Eko Utomo.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30. Api diduga berasal dari alat pemanas dalam kandang. Alat tersebut kemungkinan korslet hingga menimbulkan percikan api. Karena tidak ada yang mengetahui, api lantas menjalar ke bangunan hingga menimbulkan kobaran api yang cukup besar. Kebakaran baru diketahui oleh warga sekitar, setelah melihat kepulan asap tebal. Warga lantas berteriak kebakaran hingga mengundang reaksi warga sekitar.
Warga pun, dengan menggunakan air seadanya lantas berusaha memadamkan api. Namun karena besarnya api, warga sampai kesulitan. Karena dikhawatirkan merambat ke bangunan lain, warga akhirnya menghubungi PMK Kabupaten Malang dan melaporkannya ke Polsek Turen.
Tak sampai lama tiga unit mobil PMK tiba di lokasi. Selanjutnya melakukan pemadaman dan pembasahan. Sekitar 30 menit akhirnya api berhasil dipadamkan. Kendati tidak sampai ada korban jiwa, namun kerugian akibat kejadian tersebut ditafsir sekitar Rp 30 juta. Pasalnya, selain bangunan kandang ayam yang ludes terbakar, beberapa ekor ayam juga ikut terpanggang. "Kandang ayam tersebut berada di belakang rumah korban, dan berhimpitan dengan bangunan rumahnya," jelasnya.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :