KPK: Ada Tersangka Baru


Bupati Malang nonaktif, Rendra Kresna menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya. 
Rendra Dituntut 8 Tahun Penjara
MALANG- Bupati Malang nonaktif, Rendra Kresna, dituntut delapan tahun penjara. Usai sidang tuntutan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK beri sinyal segera ada tersangka baru. 
Tuntutan terhadap Rendra Kresna dibacakan dalam sidang lanjutan dugaan suap, di ruang Cakra Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (25/4) kemarin.  Tuntutan tersebut dibacakan JPU KPK, Abdul Basir, SH. 
Rendra  menjadi terdakwa atas kasus dugaan suap Rp 7,5 miliar. Tuntutan delapan tahun tersebut, karena melanggar pasal 12 B, UU 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.
Selain itu, jaksa juga memperhatikan hal yang memberatkan. Seperti terdakwa tidak mendukung program pemerintah  memberantas korupsi, serta tidak mengakui perbuatannya. Sedangkan hal yang meringankan, Rendra dinilai berperilaku sopan serta telah membayar sebagian uang pengganti.
"Dengan ini terdakwa dituntut delapan tahun penjara dengan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan," kata Abdul Basir, saat membacakan tuntutan.
Sebelumnya, dalam surat dakwaan menyebutkan, Rendra Kresna menerima suap dan gratifikasi mencapai Rp 7,5 miliar dari sejumlah proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Terdakwa menerima hadiah itu sejak tahun 2010 hingga tahun 2014 untuk proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Termasuk diduga mengatur proyek yang dikehendaki, dan mendapatkan fee dari setiap proyek tersebut.
Lebih lanjut  dalam surat tuntutan terdakwa juga wajib mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 4,075 miliar dalam jangka waktu satu bulan. Jika tidak dapat membayar, akan disita harta benda sesuai dengan total uang pengganti tersebut.
"Jika tidak memenuhi akan diganti dengan pidana penjara selama dua tahun," tambah Abdul Basir.
Dikatakannya, usai persidangan bahwa semua yang diungkap dalam surat tuntutan, menjadi pertimbangan. Sehingga kenapa tuntutannya selama delapan tahun penjara. 
"Namun jangan dilihat delapan tahunnya saja. Tetapi juga lihat tuntutan lain, pidana tambahan, uang pengganti yang juga menjadi pertimbangan," jelasnya. 
Basir menambahkan dalam kasus dugaan suap ini, selain menetapkan Bupati Malang nonaktif Rendra Kresna sebagai tersangka, KPK juga telah menetapkan Ali Murtopo, selaku pemberi suap terkait penyediaan sarana Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang senilai Rp 3,45 miliar. Masih ada satu orang lagi yang bakal terseret menjadi tersangka.
Hanya saja siapa yang bakal ikut dijadikan tersangka,  Basir  tidak mau memberikan keterangan. "Masih ada satu lagi (tersangka, red) yang sekarang sedang proses penyelidikan. Siapa? Nanti lihat rilisnya," bebernya.
Sementara itu, Ketua Majelis Hakim Agus Hamzah, meminta Rendra berkonsultasi kepada kuasa hukumnnya untuk pledoi yang akan dilakukan. Sidang pun dilanjutkan pada Kamis (2/5) mendatang dengan agenda pledoi.
Kuasa hukum terdakwa Rendra Kresna, Imam Muslih SH, belum bisa dikonfirmasi, terkait tuntutan yang dibacakan JPU KPK. Ketika dihubungi nomor ponselnya, Imam mengaku sedang dalam perjalanan. "Maaf, saya sedang menyetir. Nanti saja ya," jawabnya singkat.(agp/van)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :